Kemenparekraf RI, Maraton Kampanye Sadar Wisata Di Sleman.

yupiterjogja
IMG 20221207 WA0039

SLEMAN-PN NEWS, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menyelenggarakan Sosialisasi Sadar Wisata selama dua hari berturut-turut di enam lokasi di Kabupaten Sleman, Selasa – Rabu 6-7 Desember 2022.

Jadwal Sosialisasi Sadar Wisata tersebut, diantaranya : Selasa 6 Desember 2022 di Kalurahan Gayamharjo, Madurejo, Sambirejo Kapanewon Prambanan, dan Rabu 7 Desember 2022 di Kalurahan Tamanmartani Kapanewon Kalasan, Kalurahan Wukirharjo dan Sumberharjo Kapanewon Prambanan.

Di masing-masing lokasi menghadirkan 100 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang kelompok masyarakat yang secara langsung berhubungan dengan kegiatan usaha atau bisnis pariwisata, baik pengelola destinasi wisata maupun pelaku usaha yang berhubungan dengan wisata dan pelaku usaha lainnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya dari kalangan akademisi dan praktisi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid, SH saat melakukan monitoring Rabu , (7 /12/2022) di Kalurahan Wukirharjo Kapanewon Prambanan,
menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, terkait penyelenggaraan Sosialisasi Sadar Wisata tersebut.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen dan political will yang tinggi dari pemerintah pusat terhadap upaya pembinaan sumberdaya manusia (SDM) dan kelembagaan pariwisata di tingkat daerah, ujar Ishadi Zayid.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman ini menaruh harapan besar terhadap seluruh peserta sosialisasi untuk benar-benar menangkap peluang positif dan pengetahuan serta ketrampilan yang diperoleh selama sosialisasi.

Selain itu, diharapkan pasca sosialisasi para peserta mampu mengidentifikasi potensi yang ada diwilayahnya untuk dikembangkan menjadi rintisan destinasi wisata atau desa wisata.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah sinergitas dan kolaborasi antar stakeholder yang ada diwilayahnya untuk secara bersama-bersama, membangun dan mengembangkan destinasi wisata yang berkualitas.

Lebih lanjut Ishadi mengatakan, bahwa agenda Sosialisasi Sadar Wisata yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sangat sejalan dengan strategi pengembangan destinasi di Kabupaten Sleman, yang mendasarkan pada konsep Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism).

Konsep ini mengutamakan pada proses pemberdayaan masyarakat dilevel akar rumput, sehingga warga masyarakat menjadi aktor utama atau subyek dalam menginisiasi, mengembangkan, menjalankan dan mengoperasionalkan destinasi wisata khususnya wisata pedesaan.

Melalui konsep pemberdayaan ini, diharapkan warga masyarakat yang mungkin baru menginisiasi, merintis maupun sudah menjalankan dan mengelola destinasi agar lebih termotivasi lagi sehingga pengelolaan destinasinya dapat berjalan secara maksimal.

Implementasi Sapta Pesona yang meliputi aspek keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramah-tamahan, dan kenangan dapat lebih diinternalisasikan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari warga masyarakat.

Harapan kedepannya, warga masyarakat bisa menjadi tuan rumah yang baik terhadap para tamu dan wisatawan yang berkunjung ke destinasi yang dikelolanya.(Ome)