…”Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”…Matius 16:19
Apa yang dikatakan dalam 1 Yoh 5:19 …bahwa seluruh dunia ini berada di bawah kuasa si jahat, namun bersyukurlah bahwa kita berasal dari Allah. Dan Roh yang ada di dalam kita lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Tak dapat dipungkiri bahwa ada kuasa kegelapan yang begitu gencar ingin memghancurkan kuasa kerajaan sorga yang telah Bapa berikan pada kita. Seperti yang Yesus juga katakan dalam Yohanes 10:10a demikian: “Pencuri datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan.” Jangan lengah, karena si pencuri sedang menantikan kita menjadi lengah untuk mencuri kunci kerajaan sorga yang telah kita miliki. 1 Korintus 4:20 katakan bahwa kerajaan sorga itu bukan terdiri dari perkataan tetapi dari kuasa! Tuhan menghendaki kita menggunakan kuasa yang telah diberikannya kepada kita agar kita senantiasa menikmati kemenangan yang telah diraih-Nya.
Lukas 10:19 katakan: “Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.” Kuasa kerajaan sorga juga memampukan kita mampu menikmati kerajaan yang tidak tergoncangkan ketika dunia ini bergoncang. Perhatikan Roma 14:17 yang berkata: “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” Ada tiga hal yang begitu penting yang menjadi esensi kuasa kerajaan sorga yaitu; *kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus*.” Dan ini pula yang ingin dicuri oleh si Iblis. Ketika kebenaran kita terkikis dan kita mulai terkontaminasi dengan dunia, maka kebenaran itu bukanlah kebenaran lagi. Kebenaran tidak dapat dicampur oleh apapun juga, karena bersifat hakiki dan kebenaran itu adalah Allah sendiri. Pegang teguh kebenaran yang seturut dengan apa yang Firman Tuhan katakan, maka kita akan aman di sepanjang perjalanan kita.
Iblis juga ingin mencuri damai sejahtera yang telah diberikan oleh Yesus, damai sejahtera-Nya sendiri yang ditinggalkan-Nya bagi kita. Ketika kita kehilangan damai sejahtera maka kita sedang keluar dari kenyamanan dan ketenteraman yang disediakan-Nya bagi kita. Kita tak lagi mampu berkata: “biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Nya tidak akan beranjak dari padaku dan perjanjian damai-Nya tidak akan bergoyang.” Jangan pernah biarkan damai sejahtera lepas dari kita, apapun boleh terjadi, namun jangan pernah kehilangan damai sejahtera! Kemudian sukacita oleh Roh Kudus, mengapa oleh Roh Kudus? Karena dunia dapat menghadirkan sukacita tetapi bersifat semu, sebentar saja lewat dan lenyap. Tetapi sukacita oleh Roh Kudus, tidak bersyarat, dalam segala situasi dan kondisi kita bisa menikmati kesukaan di dalam Dia. Nehemia 8:10 katakan bahwa sukacita yang dari Tuhan itu perlindungan kita. Demikian juga Amsal katakan bahwa hati yang gembira adalah obat yang manjur. Kita butuh sukacita dari Tuhan, abaikan segala permasalahan yang ditimbulkan Iblis, jangan sampai.kita kehilangan sukacita….Tuhan Yesus memberkati (Pelitanusantara.com)
