Kehidupan Berjemaat: Sebuah Simfoni Harmoni atau Disko Kekacauan?

IMG 20250613 WA0159

Pelitanusantara.com Sore ini, kita akan membahas tentang kehidupan berjemaat sebagai sebuah simfoni harmoni. Bayangkan sebuah orkestra yang terdiri dari berbagai instrumen, masing-masing dengan peranannya sendiri. Ketika mereka bermain bersama, mereka menciptakan musik yang indah dan harmonis. Demikian pula, dalam kehidupan berjemaat, kita memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni dan keselarasan. Seperti yang tertulis dalam Roma 12:4-5, “Sebab sama seperti dalam satu tubuh kita memiliki banyak anggota, dan tidak semua anggota itu mempunyai fungsi yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh dalam Kristus, dan masing-masing adalah anggota yang satu dengan yang lain.”

  1. Kita adalah satu tubuh dalam Kristus: Dalam 1 Korintus 12:27, kita diingatkan bahwa “Kita semua adalah satu tubuh dalam Kristus, dan masing-masing kita adalah bagian dari tubuh itu.” Ini berarti bahwa kita memiliki kesatuan dan keselarasan dalam kehidupan berjemaat. Kita harus berusaha untuk hidup dalam harmoni dan keselarasan ini.
  2. Setiap bagian memiliki peran penting: Seperti sebuah orkestra, setiap bagian memiliki peran penting dalam menciptakan simfoni harmoni. Dalam kehidupan berjemaat, setiap anggota memiliki peran penting dalam membangun harmoni dan keselarasan. Seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 12:4-6, “Ada berbagai-bagai karunia, tetapi Rohnya sama. Ada berbagai-bagai pelayanan, tetapi Tuhan yang sama. Ada berbagai-bagai perbuatan, tetapi Allah yang sama yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.”
  3. Cinta kasih dan kasih sayang: Cinta kasih dan kasih sayang adalah kunci untuk menciptakan simfoni harmoni dalam kehidupan berjemaat. Seperti yang tertulis dalam Kolose 3:14, “Dan di atas semuanya itu, kenakanlah kasih, yang merupakan ikatan yang mempersatukan dan menyempurnakan.” Kita harus menunjukkan cinta kasih dan kasih sayang kepada sesama anggota jemaat.
  4. Menjadi bagian dari simfoni harmoni: Dalam kehidupan berjemaat, kita dipanggil untuk menjadi bagian dari simfoni harmoni yang indah. Ini berarti bahwa kita harus berusaha untuk memainkan peran kita dengan baik dan mendukung sesama anggota jemaat. Jika kita tidak bisa menjadi berkat, maka kita harus berusaha untuk tidak membuat kegaduhan atau masalah dalam jemaat, seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 10:32, “Janganlah kamu menjadi batu sandungan bagi orang lain, tetapi jadilah contoh bagi mereka dalam segala hal.”
  • Jangan membuat komentar atau tindakan yang dapat memecah belah jemaat, seperti yang tertulis dalam Efesus 4:29, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih sayang.”
  • Jangan menjadi sumber konflik atau perdebatan yang tidak perlu, seperti yang tertulis dalam 2 Timotius 2:23-24, “Sedang kamu, hai orang yang saleh, tolaklah soal-soal yang dungu dan tak layak. Sebab kamu tahu bahwa soal-soal itu hanya menimbulkan pertengkaran, sedang hamba Tuhan tidak perlu bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang.”
  • Berusaha untuk mendukung dan mengasihi sesama anggota jemaat, seperti yang tertulis dalam Galatia 5:13, “Saudara-saudara, kamu telah dipanggil untuk menjadi orang-orang yang bebas. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kebebasan itu sebagai kesempatan untuk melakukan keinginan daging, melainkan layanilah seorang akan yang lain dalam kasih.”
  • Menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah, seperti yang tertulis dalam Filipi 2:3-4, “Janganlah kamu melakukan apa-apa dengan semangat yang mencemoohkan atau dengan kesombongan yang sia-sia. Sebaliknya, dengan rendah hati, hendaklah kamu masing-masing menganggap orang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri. Dan janganlah masing-masing hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.”

Tuhan memberkati kita dengan kehidupan berjemaat yang harmonis dan selaras. Mari kita berusaha untuk memainkan peran kita dengan baik dan mendukung sesama anggota jemaat. Mari kita menjadi bagian dari simfoni harmoni yang indah dalam kehidupan berjemaat. Amin.

Ev.Kefas Hervin Devananda.S.H.,S.Th.,M.Pd.K