Pelitanusantara Pernahkah kamu merasa tersesat dalam hidup? Seperti domba yang hilang di hutan, tidak tahu jalan pulang? Atau seperti anak yang kabur dari rumah, tapi akhirnya sadar bahwa hidup di luar tidak seperti yang dibayangkan? Tuhan selalu menunggu kita dengan tangan terbuka, siap menyambut kita dengan kasih dan pengampunan. Seperti yang tertulis dalam Yeremia 29:14, “Aku akan ditemukan oleh kamu, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu.”
Domba yang Hilang: Gak Tahu Jalan Pulang
Bayangkan kamu punya domba yang super lugu, dan dia tersesat di hutan. Dia gak tahu jalan pulang, dan kamu harus cari dia sampai ketemu. Begitu juga Tuhan, Dia cari kita yang tersesat dengan sabar dan kasih yang tidak bersyarat. Seperti yang tertulis dalam Lukas 15:4-5, “Apa pendapatmu? Jika seseorang memiliki seratus ekor domba dan seekor di antaranya tersesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang dan pergi mencari yang tersesat itu? Dan jika ia menemukannya, ia akan meletakkannya di atas bahunya dengan gembira.”
Anak yang Hilang: Kabur dari Rumah, Tapi Kangen
Sekarang bayangkan kamu punya anak yang memutuskan untuk kabur dari rumah dan hidup seenaknya sendiri. Dia pikir hidup di luar rumah lebih asyik, tapi ternyata tidak seperti yang dia bayangkan. Ketika anak itu sadar bahwa hidupnya tidak seperti yang dia pikir, dia kembali ke rumah dan minta maaf. Ayahnya menyambutnya dengan kasih dan pengampunan. Seperti yang tertulis dalam Lukas 15:20-21, “Maka berdirilah ia lalu pergi kepada ayahnya. Ketika ia masih jauh, ayahnya melihat dia dan merasa kasihan kepadanya, lalu berlari mendapatkan dia, dan memeluk serta mencium dia.”
Pelajaran bagi Kita
Kedua cerita ini mengajarkan kita bahwa Tuhan sangat mencintai kita, baik kita tersesat tanpa sadar maupun kita kabur dengan sadar. Tuhan selalu siap menyambut kita dengan kasih dan pengampunan. Seperti yang tertulis dalam 1 Yohanes 4:8, “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.”
Intinya
Tuhan itu seperti ayah yang super baik hati, Dia selalu menyambut kita dengan kasih dan pengampunan. Jadi, jangan takut untuk kembali ke jalan Tuhan, karena Dia selalu ada untuk kita. Amin!
Ev. Kefas Hervin Devananda.S.Th,M.Pd.K
