Kasih Allah yang Memanggil dan Menuntun

IMG 20250702 WA0069

Pelitanusantara.com

Ayat Utama: Kejadian 12:1
“Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: ‘Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.'”

Pendahuluan:
Ketika Tuhan memanggil Abram, itu bukan sekadar perintah, tetapi panggilan kasih yang mengandung janji besar. Kasih Allah tidak hanya menyentuh kita di tempat nyaman, tetapi memanggil kita untuk melangkah ke masa depan yang dijanjikan-Nya. Abram taat karena percaya akan kasih Allah yang setia menuntun. Tuhan mengasihi Abram bukan karena prestasi, tapi karena anugerah-Nya yang berdaulat. Panggilan itu menjadi awal terbentuknya umat pilihan dan berkat bagi banyak bangsa.

Aplikasi:
Kasih Tuhan bisa memanggil kita keluar dari zona nyaman menuju rencana yang lebih besar. Terkadang panggilan itu menuntut iman dan ketaatan penuh. Bila kita melangkah bersama-Nya, kasih-Nya akan terus memimpin dan memelihara.

Refleksi:
Sudahkah aku mendengar dan merespons panggilan kasih Tuhan dalam hidupku? Apakah aku berani meninggalkan kenyamanan demi mengikuti tuntunan-Nya? Aku percaya, di mana Tuhan memanggil, di situ kasih-Nya akan menyertai.

Doa:
Tuhan yang memanggil, aku bersyukur atas kasih-Mu yang begitu lembut namun tegas. Tolong aku mengenali dan menaati panggilan-Mu dalam hidupku. Ajari aku berjalan dalam iman, walau belum tahu tujuan akhir. Dalam Nama Yesus, Amin.

Pdt. Ni Nyoman Priskila Paksoal