Kapolri Apresiasi Kepeloporan Muhammadiyah Membangun Kesehatan Bangsa.

IMG 20221103 WA0326

BANDUNG-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi Muhammadiyah atas kepeloporannya membangun kesehatan bangsa, dimana Muhammadiyah saat ini telah memiliki 119 rumah sakit, dan jumlah ini akan terus bertambah untuk menambal kekurangan rumah sakit di Indonesia, yang menurutnya masih kekurangan 1000 rumah sakit, ujar Kapolri saat peresmian Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan, Kamis,(3/11/2022)

Penambahan jumlah rumah sakit akan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat, Kapolri juga menyampaikan hal keresahan dari Presiden Joko Widodo, terkait adanya WNI yang berobat ke luar negeri, oleh karena itu Kapolri berharap supaya Muhammadiyah segera memiliki rumah sakit bertaraf internasional, hal ini dikarenakan lalu lintas transaksi dana yang mengalir ke rumah-rumah sakit di luar negeri dari Warga Negara Indonesia yang berobat ke luar negeri mencapai angka kurang lebih Rp. 110 triliun, maka ke depan kita semua berdoa Muhammadiyah bisa membangun rumah sakit bertaraf internasional, ujarnya.

Jendral Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi Muhammadiyah yang telah mendirikan rumah sakit di daerah-daerah, termasuk di Kabupaten Bandung Selatan, dimana rumah sakit di daerah ini mendesak dan dibutuhkan oleh masyarakat dan menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting dan sangat vital bagi masyarakat.

Dengan adanya Rumah Sakit Muhammadiyah di Bandung Selatan ini bukan hanya berdampak pada pelayanan kesehatan yang semakin membaik, tapi juga memiliki multiplayer efek bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan masyarakat juga ikut terangkat.ujar Kapolri.

Di samping itu tentunya akan muncul apotek -apotek untuk menyediakan layanan obat bagi masyarakat, karena tidak semuanya bisa dilayani oleh rumah sakit, artinya hal ini memunculkan potensi-potensi terjadinya pertumbuhan baru, juga rumah makan dan restoran, yang bisa memberi efek untuk berkembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Selain itu, Kapolri menyampaikan bahwa Muhammadiyah merupakan partner pemerintah, khususnya Kepolisian dalam menjaga kerukunan bangsa Indonesia yang majemuk dan menjadi perekat kebhinekaan bangsa Indonesia. (Ome)