Kapolres Lebak Polda Banten Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam

  • Bagikan

Pelitanusantara.com Lebak – Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra pimpin apel kesiap siagaan dalam rangka penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten bertempat di Alun-alun Rangkasbitung pada Kamis (11/11).

Turut Hadir dalam Kegiatan tersebut Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra, Dandim 0603 Lebak Letkol. Inf. Nurwahyudi, Dansubdenpom Lebak Kapten Cpm Bubun, Kasi Intel Kejari Lebak Ransfismy, Asda 1 Pemda Lebak Alkadri, Kasatpol PP Lebak Dartim, Kalak BPBD Lebk Febby Rizky Pratama, Manager PLN Banten Selatan Irwanto, pejabat utama Polres Lebak dan Para Kepala OPD Kabupaten Lebak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra mengatakan, apel kesiapsiagaan tersebut diikuti oleh Kodim 0603 Lebak, Batalyon Mandala Yudha,  Subdenpom Lebak, Polres Lebak,  BPBD Lebak, Satpol PP Lebak,  Damkar Lebak, Dishub Lebak,  Dinkes Lebak, PMI,Tagana, Ormas Jarum, Linmas danTeam Safety Cemindo.

“Pagi ini Polres Lebak bersama instansi terkait, ada dari Kodim 0603 Lebak, Batalyon Mandala Yudha,  Subdenpom Lebak,   BPBD Lebak, Satpol PP Lebak,  Damkar Lebak, Dishub Lebak,  Dinkes Lebak, PMI,Tagana, Ormas Jarum, Linmas danTeam Safety/Cemindo melaksanakan apel kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana di Wilayah Kabupaten Lebak, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya  kepada semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya apel kesiapsiagaan ini,” kata Teddy.

Teddy Rayendra menjelaskan, kegiatan apel kesiapsiagaan bencana ini dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan potensi ancaman, saya berharap melalui rencana kita dapat lebih siap, lebih siaga dan memiliki kewaspadaan dalam menghadapi bencana yang  bisa datang sewaktu-waktu.

“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan peringatan dini akan datangnya La Nina menjelang akhir tahun ini, Menurut BMKG La-Nina merupakan salah satu penyebab peningkatan curah hujan dan di Wilayah Kabupaten Lebak merupakan daerah yang rawan bencana, seperti Bencana Banjir, tanah longsor, tsunami dan lain-lain,” kata Teddy.

Teddy Rayendra menambahkan, harus tingkatkan kesiapsiagaan, sehingga apabila terjadi bencana sudah siap dan bisa meminimalisir adanya korban.

“Kita harus tingkatkan kesiapsiagaan, sehingga apabila terjadi bencana sudah siap,  masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kesadaran adanya kesiapsiagaan serta terbiasa melakukan upaya mitigasi bencana sehingga dapat meminimalisir adanya korban apabila ada bencana alam,” tutup Teddy.

Sebagaimana diketahui Polda Banten telah melakukan rapat koordinasi Siaga dan Mitigasi Bencana pada Senin (08/10) lalu. Dalam rakor tersebut, Kapolda Banten telah mengistruksikan jajarannya untuk menginventarisir kerawanan bencana, melaksanakan apel siaga dan simulasi bencana, terjun langsung memberikan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, menyiapkan tempat-tempat penampungan yang aman dengan sanitasi yang baik dilengkapi dapur umum, selanjutnya meminta jajaran Reserse untuk tindak tegas pelaku pembalakan liar dan penambangan ilegal yang berdampak pada bencana alam. ( Nena )

  • Bagikan