Kamijo Kalbar Meminta, “Dampak Bencana Banjir Harus Menjadi Perhatian Khusus Pemerintah Daerah “

  • Bagikan

Kota Pontianak – Pelitanusantara.com Beberapa pekan terahkir ini bencana banjir yang luar biasa melanda beberapa wilayah Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, diantaranya adalah :

  1. Kabupaten Kapuas Hulu.
  2. Kabupaten Sintang.
  3. Kabupaten Melawi.
  4. Kabupaten Sekadau.

Hingga banyak masyarakat yang kehilangan harta benda dan lumpuhnya perekonomian masyarakat, permaslahan polemik soal bencana banjir menjadi “PR” (Pekerjaan Rumah) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan beberapa wilayah Kabupaten.

Seperti penyakit yang selalu kambuh yang tidak terselesaikan, hingga menelan kerugian yang sangat besar bagi Pemerintah Daerah sendiri hingga masyarakat. Hal ini harus menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen yang memiliki kapasitas bagaimana menagulangi hal ini.

Terutama pencegahan – pencegahan terjadi bencana alam dan bagaimana mengendalikan bencana banjir tersebut, menurut Jono Darsono H, ST Ketua DPW Lembaga Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Provinsi Kalimantan Barat kepada awak media saat diminta tanggapannya tentang bencana banjir yang terjadi.

Jono Darsono H, ST mengatakan, “bencana banjir yang terjadi disebabkan pembiaran terhadap kerusakan – kerusakan hutan yang sudah gundul. Baik itu dampak adanya perkebunan sawit dan kerusakan terhadap sungai – sungai yang diakibatkan pelaku ilegal loging, tambang emas tanpa ijin (PETI) dan perubahan iklim pergeseran bumi yang tanpa disadari kita semua sebagia umat manusia.

Nah makanya bencana banjir yang terjadi harus segera dilakukan perbaikan tata ruang dan pencegahan – pencegahannya dulu dengan benar – benar, jabgan hanya untuk menjadi progaram pencitraan atau mega proyek untuk kepentingan politik pribadi dan golongan.

Kalau emang ingin menanggulangi bencana banjir yang terjadi dan tidak terjadi lagi, seperti sekarang ini di tahun – tahun yang akan datang. “Pungkas Jono. (R.Yusp)

  • Bagikan