KADES BUNUT BERDALIH KHILAP ATAS PEMUKULAN YANG DI LAKUKAN ANAKNYA

Pesawaran-Pelitanusantara.com
Tidak ada etika, seorang anak Kepala Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran menganiaya wartawan atas peristiwa tersebut kantor desa setempat didatangi pihak kepolisian

Arifin Kepala Desa Bunut mengaku, pemukulan tersebut yang dilakukan anaknya. itu terjadi spontan, karna anaknya khilap

“Ya, kejadian spontan, anak saya khilaf, karena dia mendengar saya teriak kesal dengan wartawan yang datang itu.

Kasusnya sudah ditangani aparat kepolisian. Polres sudah datang ke rumah,” kata Arifin (senin(19/4).

Menurut Arifin, bahwa dirinya memang berlangganan koran dengan wartawan, termasuk dengan media saudara Faisal. Pada hari sebelumnya, dia meminta anak buahnya datang ke kantor menagih langganan koran. Mebawa kwitansi tagihan tiga bulan, tapi juga tagihan media online, dengan total Rp900 ribu.

“Kok banyak amat tagihannya. Saya pesan minta Faisal saja yang datang, karena masa jabatan saya akan habis, dan saya akan stop langganan, karena kebijakan nantinya ada PJ, dan Sekdes,” kata Arifin

Hari berikutnya, Arifin ke Kabupaten Pesawaran dalam rangka pencairan dana desa. Tiba tiba dia dihubungi istrinya, yang memberitahukan jika ada tamu dirumah.

“Ternyata utusan Faisal yang datang kerumah menagih koran. Anehnya mereka menyalahkan istri saya yang dianggap menghambat, padahal sudah saya pesan nanti dikantor saja,” katanya.

Setiap datang awak media selalu mengancam akan mengangkat berita kasus desanya. Lalu sebelum kejadian di Kantor Desa, datang Faisal membawa kwitansi baru, tagihan empat bulan.

“Saya sudah bilang stop lagganan, silahkan nanti ngobrol lgi dengan PJ. Jabatan saya akan habis. Nah disitu kembali mengancam akan mengangkat berita,” katanya.

Dirinya, bingung kok bayak amat sampai 900.000. Padahal kan jabatan nya sudah mau habis dan dirinya, mengarahkan agar menemui sekdes.

“Nanti sekdes yang menyampaikan ke Pj tapi Faisal malah bilang akan mengangkat permasalah Desa Bunut ini. Dari situ saya emosi bang,” lanjut Arifin

Karena kesal, lalu Arifin sempat teriak silahkan angkat saja apa yang mau diangkat.

“Mendengar teriakan saya itulah, anak saya yang ada diluar lari kedalam, dikira ada apa apa, dan langsung memukul Faisal.
Faisal itu sudah kenal sejak lama, dan heran masih berlaku seperti itu, ngancam ngancam akan mengangkat berita, saya juga kesal silahkan angkat beritanya ungkap (Isbah Cholib PelitaNusantara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *