Jumlah pengunjung penurunan hingga 90% di Klenteng Gunung Kawi Saat Perayaan Imlek 2021

MALANG –  PELITANUSANTARA.COM  | Perayaan Tahun Baru Imlek 2021 dirayakan sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya. Sebab saat ini Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Sehingga kegiatan yang mengundang keramaian memang ditiadakan. Salah satunya kondisi Persembahyangan dan ritual Ciamsi yang mengalami penurunan pengunjung hingga 90% di Klenteng Gunung Kawi Kabupaten Malang.

“Memang menurun drastis jumlah kunjungan pada tahun ini, kalau tahun lalu bisa sampai 1000 orang, kalau sekarang 10 persennya saja (100 orang), itupun masih sulit,” ungkap Juru Kunci Ciamsi, Solikin hari ini (12/2).

“Ini dilakukan menjelang imlek, berasal dari kosakata Tiongkok, istilah jawanya Ugem yang berarti meminta petunjuk,” tandasnya

Ciamsi ini dapat dilakukan oleh semua agama, tidak harus agama tertentu saja, biasanya petunjuk yang diinginkan masing masing pemohon berbeda beda seperti rezeki, kedudukan sampai jodoh.

“Cara berdoanya menurut keyakinan masing masing pemeluk kepercayaan ya,” pungkasnya.

Terlihat hanya beberapa pengunjung saja yang sesang melaksanakan tata cara Ciamsi yakni ritual atau meramal menurut tradisi cina kuno dan ini dilakukan menjelang imlek oleh warga Tionghoa.

Akhirnya, solikin menerangkan bagaimana proses ritual ciamsi dilakukan mulai tahap awal hingga selesai.

“caranya dimulai dari mengambil bambu lalu berdoa, tapi kalau tata cara dari Cina, beli minyak dulu untuk lampu kambang. Maknanya terang rezeki, usaha, rumah tangga dan sebagainya. Kami di sini juga menyediakan dupa untuk sembahyang,” tutupnya (kefas/PN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *