Trenggalek – Banjir Bandang Trenggalek 18/10/2022 menyikasakan duka yang mendalam bagi warga terdampak. Selain kehilangan harta benda yang tidak sempat diselamatkan akses fasiltas umum ikut hancur. Hal itu menjadikan roda perekonomian warga sangat terganggu.
Seperti hasil pantauan dari wartawan Pelitanusantara pagi ini Rabu 19/10/2022, beberapa ruas jalan di Trenggalek utamanya di jalan ngampon Bendo aspal hancur mengelupas laksana kripik diterjang banjir bandang.
Adapun jalan yang rusak jalur alternatif Ngampon – Bendo berada di kilometer 4,5 tepatnya di Rt 22 Rw 01 Dusun Jatisari Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan. Diketahui kondisi jalan, aspal terkelupas dengan panjang 20 meter dan lebar 8 meter.
Setyono (43) membenarkan jika jalan tersebut hancur karena terjangan banjir kemarin. Bukan cuman itu saja namun beberapa ruas jalan kampung juga rusak.
“Memang banjir yang terjadi cukup besar dan juga sangat deras airnya dibandingkan dengan banjir tahun sebelumnya,” jelasnya.
Terpisah Ramelan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengatakan, karena itu musibah bencana tentunya Pemerintah Daerah harus mengambil langkah cepat mengingat itu merupakan jalan poros Kabupaten.
“Benar jalan Ngampon Bendo rusak akibat banjir,”ungkapnya saat dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya.
Hari ini telah kami lakukan perbaikan langsung untuk jalan poros agar bisa berpungsi. Karena jalan tersebut sangat fital sebagai akses penghubung antar kota.
“Sementara kita perbaiki dulu yang penting akses masyarakat tidak terngangu,”katanya.
Adapun untuk perbaikan secara permanen tentunya juga membutuhkan waktu. Kita tahu bahwasanya saat ini Trenggalek lagi dilanda musibah banjir dan dimana-mana juga banyak fasilitas umum yang rusak.
“Intinya marilah kita berdoa bersama semoga badai musibah yang melanda Trenggalek segera usai, bajir tidak lagi terjadi dan kita semua segera bisa berbenah, kita ambil saja hikmahya dan tetap sabar, ikhlas tentu tetap waspada karena iklim yang tidak menentu,”pungkasnya.
(MJ Pelita Nusantara)
