Jaga Kelancaran Lalu Lintas, Polres Semarang Siapkan 7 “Strong Point”

Whatsapp Image 2024 04 04 At 1.12.18 Pm 1024x1024
Spread the love

KABUPATEN SEMARANG – PELITANUSANTARA.COM Kelancaran lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran, menjadi perhatian jajaran Polres Semarang. Sebanyak tujuh pos strong point disiapkan di sepanjang jalan utama di Kabupaten Semarang yang rawan kemacetan, agar lalu lintas tetap lancar.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 Menghadapi Perayaan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah, di Lapangan Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (4/4/2024). Ditambahkan, selain itu, ada pula empat pos pengamanan di rest area sepanjang ruas jalan tol Ungaran-Salatiga, dan dua pos pengamanan terpadu.

Ditambahkan, pihaknya mengerahkan 513 orang personel yang ditempatkan di 11 pos pengamanan tersebut. Pengamanan juga dibantu personel TNI dari Kodim 0714, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Pemadam Kebakaran.

“Di strong point akan ditempatkan personel untuk mencegah stuck. Kita harapkan minimal tetap berjalan walaupun padat,” tegas Kapolres.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polres Semarang dan seluruh pemangku kepentingan, untuk mengamankan perayaan Idulfitri 1445 Hijriyah.

“Kita berharap seluruh kegiatan dan kebutuhan masyarakat saat merayakan Lebaran, termasuk nanti arus balik, dapat berjalan lancar semuanya, dan Kabupaten Semarang tetap kondusif,” pungkasnya

Perlindungan dan Rasa Aman

Di Jepara, Apel Gelar Pasukan dilangsungkan di lapangan Endra Dharmalaksana Polres Jepara, Rabu (3/4/2024). Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menambahkan, total personel yang terlibat pada Operasi Ketupat Candi 2024 sekitar 500 orang, gabungan seluruh stakeholder terkait. Sebanyak 306 orang di antaranya petugas kepolisian.

Selain itu, untuk mengantisipasi gesekan atau konflik sosial, pihaknya juga mendirikan posko tambahan di Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari.

“Kemudian ada Pos SAR Air untuk mengantisipasi wisatawan di Bandengan,” ujarnya.

Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta menjelaskan, di bidang lalu lintas jalan, perhubungan laut, angkutan jalan, dan unit pengelola terminal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menerjunkan sebanyak 59 personel. Seluruhnya akan bersinergi dengan unsur-unsur terkait dalam Operasi Ketupat Candi 2024.

Dia berharap, selama peringatan Lebaran, masyarakat mendapatkan perlindungan dan rasa aman.

“Mari bersama-sama kita pastikan, agar masyarakat mendapat perlindungan dan rasa aman selama musim mudik Idulfitri 1445 Hijriah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkab Jepara juga memastikan dukungan fasilitas dan layanan kesehatan yang tersebar di seluruh penjuru wilayah. Meliputi 22 puskesmas, 65 klinik, dan 6 rumah sakit rujukan, yakni RSU Kartini, RSUD Kelet, RSI Sultan Hadlirin, RS PKU Muhammadiyah Mayong, RS PKU Aisyiyah, dan RS Graha Husada.

Ditambahkan, mengiringi Operasi Ketupat Candi 2024, terdapat Posko Lebaran pada lima titik, yakni di Welahan, Mayong, Shopping Center Jepara, pelabuhan, dan di Keling. Pelaksanaan operasi tersebut mulai 4-16 April mendatang.

“Laksanakan tanggung jawab operasi ini dengan sebaik-baiknya. Ikuti SOP yang telah ditetapkan, patuhi semua arahan pimpinan,” tuturnya.

(Daryatmo)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!