Jadilah jujur bukan Penipu

Kefaspelita
38727997 2135736049978320 1421238565538365440 n

…”Berliku-liku jalan si penipu, tetapi orang yang jujur lurus perbuatannya.”…Amsal 21:8

Pelitanusantara.Com | Jika kita mau berbicara integritas seseorang dapat dilihat dari perbuatannya sebaliknya orang yang jahat, jahat pula jalannya. Jika seseorang adalah penipu, jalannya juga berliku-liku. Inilah jalan dari kebanyakan orang, karena seperti itulah kebobrokkan yang melanda seluruh umat manusia. Mereka semua telah menyeleweng … Maz14:3-4…”Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat; tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak”. Tidak sadarkah semua orang yang melakukan kejahatan, yang memakan habis umat-Ku seperti memakan roti, dan yang tidak berseru kepada TUHAN?
Seluruh umat manusia telah sesat jalan. Tetapi orang yang serong, orang yang menipu, yang selalu menggunakan tipu muslihat dalam segala sesuatu yang diperbuatnya, jalannya berliku-liku, bertentangan dengan semua aturan kehormatan dan kejujuran. Jalannya berliku-liku, sebab engkau tidak tahu ke mana harus mencarinya atau kapan engkau menemukannya. Jalannya berliku-liku, sebab jalan itu terpisah dari semua yang baik dan membuat manusia terasing dari Allah dan perkenanan-Nya. Seperti itulah jalan itu bila dipandangnya dari kejauhan, dan bila dipandang oleh semua orang jujur.

Orang-orang yang jujur terbukti jujur melalui perbuatan mereka, sebab perbuatan mereka itu lurus, adil, dan sesuai peraturan. Mereka diterima Allah serta dipuji manusia. Jalan umat manusia di dalam kemurtadan mereka berbelok-belok dan berliku-liku. Tetapi orang yang jujur, orang yang dengan anugerah Allah dipulihkan dari keadaan yang serong itu, yang masih melingkupi sebagian orang di sana sini, perbuatannya lurus, seperti Nuh di dunia yang lampau ..Kej. 7:1.. “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini.”. Nah bagaimana menjalani hidup yang berintegritas?

Kita harus “hidup di dalam terang” ..1Yoh. 1:7…”Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.” sebagai anak-anak terang ..Ef. 5:8b… Sisi gelap hidup kita membuat kita rapuh dan mudah dimanfaatkan Iblis untuk kepentingannya. Bangunlah kehidupan yang berintegritas, khususnya dalam komunitas orang percaya, di mana sikap terbuka dan jujur masih dihargai. Hal ini akan sangat menolong kita memiliki kehidupan yang transparan dan merupakan langkah penting untuk menjalani hidup berintegritas di duniau yang lebih luas…kiranya bisa dimengerti…Tuhan Yesus memberkati.

Pdt Ricardo RJ Palijama Ketua Sinode Gereja Methodis Injili