Pelitanusantara.com Sebagai orang percaya, kita sering kali dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan iman dan perbuatan. Namun, apa yang sebenarnya dimaksud dengan keseimbangan ini? Bagaimana kita dapat menggabungkan iman dan perbuatan dalam hidup sehari-hari?
Iman tanpa perbuatan adalah iman yang mati. Seperti yang dikatakan dalam Yakobus 2:26, “Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan adalah mati.” Kita tidak dapat hanya mengandalkan iman tanpa melakukan apa-apa. Perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan adalah bukti nyata dari iman kita. Ketika kita melakukan perbuatan yang baik, kita tidak hanya membantu orang lain, tapi juga memperlihatkan kasih dan kekuatan Tuhan dalam hidup kita.
Di sisi lain, perbuatan tanpa iman adalah perbuatan yang tidak berakar. Kita tidak dapat hanya melakukan perbuatan tanpa memahami tujuan dan makna di baliknya. Iman memberikan kita arah dan tujuan, serta membantu kita untuk memahami kehendak Tuhan dalam hidup kita. Seperti yang dikatakan dalam Efesus 2:10, “Sebab kita adalah buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang telah dipersiapkan Allah sebelumnya, supaya kita hidup di dalamnya.”
Jadi, bagaimana kita dapat menggabungkan iman dan perbuatan dalam hidup sehari-hari? Pertama, kita perlu membangun iman yang kuat dengan mempelajari firman Tuhan dan berdoa secara teratur. Kedua, kita perlu melakukan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan, seperti membantu orang lain, berbagi kasih, dan menjadi berkat bagi orang lain. Seperti yang dikatakan dalam Matius 25:40, “Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah satu dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku.”
Ketika kita menggabungkan iman dan perbuatan, kita dapat mengalami kehidupan yang seimbang dan berbuah. Kita dapat melihat kekuatan dan pertolongan Tuhan dalam hidup kita, dan kita dapat menjadi berkat bagi orang lain.
Jadi, mari kita tidak hanya berbicara tentang iman, tapi juga melakukan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Mari kita menggabungkan iman dan perbuatan dalam hidup sehari-hari, dan mengalami kekuatan dan pertolongan Tuhan dalam hidup kita.
Janji Tuhan takkan tergenapi jika kita tidak mau membayar harga dengan iman dan perbuatan. Mari kita membayar harga dengan iman dan perbuatan, dan mengalami penggenapan janji Tuhan dalam hidup kita!
Ev.Kefas Hervin Devananda,SH,STh,MPdK
