Ibadah Syukur Dan Sharing Bersama ,HUT Ke-3 MUKI DIY Tahun 2023.

yupiterjogja
IMG 20230203 WA0083

YOGYAKARTA-PN NEWS, Majelis Umat Kristen Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, kini telah berusia tiga tahun , sejak dilantik dan dikukuhkan (1/2020) silam.

Momen HUT ke- 3 tahun 2023 ini dilaksanakan dalam suasana sederhana, diawali kegiatan ibadah syukur dan Sharing bersama, serta penyerahan SK perubahan personalia pengurus DPD MUKI Kabupaten Sleman, bertempat di Markas-B , Resto Sasando, Jalan Adisucipto-Ambarukmo IV – R15, Kapanewon Depok, Sleman, Jumat (3/2/2023).

Kegiatan ini dihadiri pengurus DPW MUKI DIY, Dewan Penasehat dan Dewan Pengawas, DPW MUKI DIY, serta Perwakilan Pengurus DPD MUKI Kabupatan / Kota se DIY, serta turut Hadir Wakil Ketua V, DPP MUKI Pdt.Philipus Setyanto, M.Th.

Ibadan Syukur dipimpin Pdt.Dr.Noor Anggraito, MTh, bertema Perjuangan, (Kolose 2 : 1-2) Karena aku mau, supaya kamu tahu, betapa beratnya perjuangan yang kulakukan untuk kamu,….dst. Dunia sedang berubah, nilai-nilai yang dianut dalam masyarakat turut berubah, ada banyak tawaran jadi bila jemaat tidak diberi arahan maka jemaat / umat akan tergerus dan tidak mengerti hakekat kekristenan yang sebenarnya.

MUKI harus hadir menjadi trainer, serta membangun kerjasama dengan berbagai sektor , berkolaborasi dengan lembaga-lembaga keumatan yang lain dan Pemerintah untuk saling melengkapi. Dengan Iman yang kuat, existensi yang kuat, kasih dan pengharapan tidak akan berubah, ujar Pdt.Noor Anggarito.

Pdt. Dr.Sutoyo L Sigar, Th.M, salah satu sesepuh MUKI DIY pada pertemuan tersebut menuturkan, kita mempunyai anugerah hidup kekal, bermutu, bernilai dan itulah yang sesungguhnya merupakan mandat yang kita bawa.

MUKI DIY diusianya yang ke-3 ini, menjadikan kita semakin tumbuh dan berkembang dalam kwantitas maupun kwalitas, “MUKI minoritas yang berkualitas”.

Sementara itu, Wakil Ketua I, DPW MUKI DIY, Dr.Ir.Jacky Latupereisa, MA.,M.Th., dalam kesempatan tersebut mengatakan, MUKI perlu mempersiapkan diri dan terus berkolaborasi dengan gereja masyarakat dan Pemerintah, kreatif inovatif dalam mengimplementasikan tujuan organisasi agar MUKI terus berkembang.

Ketua DPW MUKI DIY, Albert Yusuf Langke, M.Th., mengatakan tahun ini, kita memasuki tahun Politik, maka MUKI perlu mempersiapkan kader-kader terbaiknya disemua wilayah Kabupaten/Kota se DIY untuk ikut, berkontribusi dalam kontestasi Pemilu 2024.

Selain itu,Sekretaris Wilayah MUKI DIY, Yupiter Ome, yang juga adalah Ketua Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan (FKOK) DIY, menyampaikan Laporan singkat progres DPW MUKI DIY Periode (2022-2023), juga disampaikan disain program kerja tahun ke IV, DPW-DPD MUKI DIY (Restra : rencana strategis) kepada seluruh pengurus, dan berharap realisasi program dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing dan mandiri dalam pembiayaannya.

MUKI harus menjadi katalisator, sebagai bagian dari tanggung jawab moral, sosial sebagai anak bangsa serta kenjaga ketahanan dan keutuhan NKRI melalui profesi masing-masing.

Memasuki tahun politik (2023-2024), Ketua FKOK DIY ini menegaskan bahwa, disetiap agenda kontestasi politik, dinegara demokrasi manapun akan ada rivalitas, maka MUKI perlu menjaga netralitas dan kondusifitas serta meminimalisasi potensi konflik ditengah masyarakat.

Acara diakhiri dengan Sharing dan Laporan progres kewilayahan oleh Para Ketua DPD MUKI Kabupaten /Kota se DIY, yang secara keseluruhan trendnya menunjukkan kemajuan, walaupun belum optimal.(Ome)