Hiduplah oleh Roh

…”Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”…Galatia 5:16

Pelitanusantara com | Sikap kita dalam menentukan langkah kita adalah sebuah pilihan dan itulah Hidup, marilah kita perhatikan Ulangan 30:19 katakan; “Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.” Ya, pilihan kita menentukan arah langkah kehidupan kita, itu sebabnya Allah secara khusus menekankan agar kita memilih kehidupan dan bukan kematian. Kehidupan bukanlah takdir, karena Tuhan memberikan keleluasaan bagi kita untuk menjalaninya, kita yang harus bertanggung jawab atas pilihan kita. Itu sebabnya, kita tidak dapat menyalahkan Tuhan ataupun Iblis atas apa yang terjadi pada hari ini dalam kehidupan kita. Tuhan selalu memiliki rencana agung-Nya bagi kita, dan Iblis selalu berusaha untuk menjatuhkan kita dengan cara tipu dayanya.

Keputusan tetap ada pada kita..Ingat apa yang terjadi pada hidup dan kehidupan kita, jika kita memberi celah untuk si jahat? tentunya hal yang buruk akan kita alami. Inilah yang kita hadapi pada hari-hari ini, selalu ada pilihan bagi kita setiap hari. Mulai dari kita membuka mata kita di pagi hari, kita telah diperhadapkan pada pilihan tentang apa yang akan kita lakukan dan lain sebagainya, jika untuk hal-hal yang rutin saja kita harus menentukan pilihan, maka terlebih lagi untuk kehidupan setelah kematian, kita harus menetapkan yang benar dan tepat untuk kita jalani setiap harinya selama kita masih bernafas.

Kita adalah mahluk roh yang tinggal di dalam tubuh, yang memiliki jiwa, lalu siapakah yang lebih kuat untuk mengendalikan tubuh kita, roh atau jiwa? Saat kita sadar bahwa keinginan daging itu diawali dari pikiran dan perasaan yang lahir dari jiwa, maka yang perlu kita lakukan adalah menyerahkan diri lebih lagi kepada kebenaran firman Tuhan, untuk menguasai setiap langkah kita. Seperti yang tertulis dalam, Mazmur 143:10 “Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata!” dan Galatia 3:3… Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? semuanya kembali pada sikap kita…Tuhan Yesus sungguh memberkati.

Pdt Ricardo RJ Palijama Ketua Sinode Gereja Methodis Injili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *