Haornas ke-38, Prestasi Indonesia Makin Membanggakan

Kefaspelita
09092021 Haornas1
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Yogyakarta (09/09/2021) Pelitanusantara.com  – Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengikuti perayaan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) ke-38, Kamis (09/09) secara daring dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan para pejabat negara dari Jakarta, Haornas ke 38 tahun 2021 ini diperingati dengan tema Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju.

Presiden Jokowi menyampaikan, tahun ini, prestasi olahraga di Indonesia cukup membanggakan dengan raihan emas di ajang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo. Pencapaian prestasi ini tidak hanya membanggakan, tetapi menginspirasi seluruh bangsa. Mampu memacu lahirnya prestasi-prestasi olahraga yang lebih gemilang di masa yang akan datang.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Prestasi olahraga menurut Presiden Jokowi, tidak muncul begitu saja. Prestasi dihasilkan oleh sebuah proses pembinaan dari hulu hingga hilir yang sistematis dan berkelanjutan. Menurutnya, selayaknya semua elemen harus mampu saling mendukung untuk fokus mencetak talenta-talenta hebat di bidang olahraga agar lahir semakin banyak atlet unggul berprestasi. Dengan begitu, mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan potensi besar mendulang medali di Olimpiade bukan sesuatu yang sulit.

Indonesia memiliki bibit unggul di berbagai cabang olahraga, bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung dan senam artistik serta dua cabang olahraga lain yang perlu dipersiapkan dengan baik yaitu pencak silat dan wushu. Untuk itu Presiden Jokowi mengajak pemangku kepentingan untuk bekerjasama.

“Saya mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersinergi untuk menciptakan ekosistem industri olahraga yang semakin modern menyelenggarakan berbagai kompetisi olahraga yang sehat dan pemaju prestasi. Mari kita temukan talenta-talenta unggul sejak tinggi sehingga menjadi fondasi yang kuat untuk memajukan dunia olahraga di Indonesia,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden menambahkan, dalam pembinaan olahraga modern, unsur sport science harus dijadikan sebagai pedoman utama dalam melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat dunia. Menempatkan olahraga sebagai bagian terpenting dalam pembentukan sumber daya manusia yang tangguh berkarakter dan punya kemampuan untuk bersaing adalah keharusan.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Mola mengatakan, pihaknya saat ini telah melakukan reviu total ekosistem pada olahraga nasional serta perbaikan pembinaan dan sinergitas pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi presiden pada Haornas 2020 lalu. Itulah landasan pihaknya menyusun materi desain besar Olahraga Nasional yang diharapkan akan menjadi jawaban dari arahan Presiden tersebut.

Prestasi yang lahir kata Menteri Zainudin haruslah prestasi by design, bukan by accident. Prestasi tidak dihasilkan dengan instan. Dibutuhkan pembinaan jangka panjang yang terencana, terstruktur, dan berkesinambungan. Tentu dengan dukungan elemen-elemen penunjang lainnya.

“Kita harus mengubah paradigma. Jika selama ini pembiayaan dalam bidang olah raga dipandang sebagai cost, maka seharusnya mulai saat ini kita pandang sebagai pembangunan suatu prestasi olahraga atau investasi,” ujar Menteri Zainudin.

Pada acara tersebut, turut pula diberikan penghargaan kepada para atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Indonesia. Juga penghargaan kepada elemen-elemen yang telah berkiprah membangun dunia olahraga Indonesia menjadi lebih baik, solid, sportif, maju dan berprestasi. (Albert Yusuf)