Gubernur Berharap GPM Tumbuh Jadi Gereja di Hati Bangsa

Ambon, Pelitanusantara.com – Gereja Protestan Maluku (GPM) bukan saja berkiprah di Provinsi Maluku dan Maluku Utara tetapi juga pada tingkat nasional, melalui keterlibatan pada persekutuan gereja-gereja di Indonesia bahkan di tingkat global.

Karena itu saya menaruh perhatian harapan besar GPM akan terus tumbuh menjadi gereja di hati bangsa yang bersama-sama dengan semua agama membangun ketahanan nasional merujuk toleransi.

“Dan membina perdamaian serta mewujudkan kemaslahatan bersama,” harap Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya pada pembukaan persidangan Sinode ke-38 GPM di Gereja Maranatha Kota Ambon, Minggu (7/2/21).

Dikatakan, pelayanan GPM sejak berdiri tanggal 6 September 1935 hingga saat ini merupakan sebuah pelajaran panjang dengan berbagai dinamika selama ini telah berkontribusi besar dalam melayani masyarakat.

Lewat berbagai program pembinaan moral spiritual perkuatan lembaga keluarga perlindungan perempuan dan anak serta hak asasi manusia mendorong pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi umat, dan pelestarian lingkungan hidup.

Mantan Dankor Brimob Polri ini menekankan, GPM harus mampu mengembangkan progran-program pelayanan yang lebih peka terhadap realitas masyarakat digital era Industri.

GPM juga harus mampu bekerjasama dengan pemerintah mendorong masyarakat agar lebih inovatif kreatif dan mampu berkompetisi diberbagai sektor ditengah pandemi Gubernur juga berharap agar tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

“Saya berharap persidangan kali ini yang mengusung tema ‘Beritakanlah Tahun Rahmat Tuhan telah datang dan Kerjakanlah Keselamatanmu’ ini, akan menjadi sumber inspirasi dalam pelayanan oleh para peserta dan juga bagi para pendeta perangkat pelayan dan seluruh warga GPM,” harap Gubernur.

Diakhir sambutannya, atas nama pemerintah dan masyarakat Maluku, Gubernur menyampaikan selamat bersidang dan selamat merumuskan program-program pelayanan serta selamat memilih pemimpin Gereja untuk melayani GPM dan melayani kemanusiaan untuk periode 5 tahun kedepan (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *