GMNI Trenggalek Sampaikan 6 Isu Nasional  Terhadap Bupati dan DPRD 

TRENGGALEK – 6 Isu Nasional satu diantaranya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Indonesia dan mendapat penolakan sengit dari kalangan mahasiswa, seperti aksi penolakan yang dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sepakat untuk melakukan penolakan, Kamis (14/04/2022).

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) GMNI Trenggalek Mochamad Shodig Fauzi mengatakan bahwa 6 poin isu nasional yang disampaikan ke-meja Bupati Trenggalek dan DPRD untuk menjadikan tindak lanjut sebagai wujud kepedulian atas keprehatinan yang dirasakan warganya.

“Kami menyampaikan 6 isu nasional yang jadi beban masyarakat bawah, dan kami menaruh harap kepada Bupati Trenggalek untuk segera melakukan tindak lanjut,” ucap Shodiq.

Menurutnya, 6 tuntutan tersebut sudah dilakukan kajian bersama GMNI Trenggalek. Namun demikian, besar harap kami tuntutan itu bisa disampaikan ke Provinsi sehingga lahirlah kebijakan yang membersamai/berpihak kemasyarakat.

Berikut ini adalah 6 Tuntutan isu nasional yang disampaikan DPC GMNI Trenggalek :

  1. Menolak Kenaikan Harga BBM
  2. Menolak Kenaikan Harga Bahan Pokok salah satunya Minyak Goreng
  3. Menolak Penundaan Pemilu
  4. Menolak Membebankan APBN untuk Pemindahan Ibu Kota Negara Baru di Tengah Krisis dan Rasio Utang Negara yang Tinggi
  5. Menolak Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  6. Mendesak Kabinet Jokowi-Ma’ruf Melakukan Evaluasi dan Mencopot Menteri yang Berkinerja Buruk.

“GMNI Cabang Trenggalek diterima dengan baik oleh Bupati dan DPRD, semoga pertemuan ini menjadi langkah awal kami untuk mengawal 6 isu nasional ini dari Trenggalek,” tegasnya.

Shodiq Fauzi menambahkan isu nasional yang dilontarkan ke Bupati dan DPRD Trenggalek itu juga disepakati sebagai penyataan sikap untuk dipegang teguh oleh semua anggota GMNI Trenggalek.

“Jadi 6 butir itu selain menjadi tuntutan, kami juga jadikan pernyataan sikap organisasi DPC GMNI Trenggalek,” ujarnya.

Kami akan menunggu tindak lanjut dari Bupati dan DPRD Trenggalek, jika sampai batas waktu tidak ada tindak lanjut, kami akan melakukan demontrasi dengan masa yang lebih besar.

(mj pelitanusantara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.