Jakarta, 21 Juni 2025 – Ratusan massa dari Free Palestine Network (FPN) melakukan aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Jumat, 20 Juni 2025. Mereka menyerukan “Stop Genocide, Stop Arming Israel!” sambil mengibarkan bendera Palestina dan Indonesia, serta membawa poster dan spanduk besar dengan tulisan “Stop Genocide in Palestine!!!” dan “USA, UK, Germany, France, Stop Arming Israel!”

Massa FPN melakukan aksi demonstrasi dengan tertib dan damai, namun tetap menunjukkan ketegasan dalam menyampaikan tuntutan mereka. Furqan, Sekjen FPN, menyatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya harus berhenti mempersenjatai Israel dan menghentikan genosida di Palestina. “Kita tidak bisa diam melihat ribuan nyawa warga Palestina melayang sia-sia akibat agresi Israel yang didukung oleh Amerika Serikat,” tegasnya.

Menurut Furqan, arogansi Israel semakin menjadi-jadi, tidak hanya di Gaza, tetapi juga di Tepi Barat, Lebanon, Suriah, Yaman, dan Iran. “Bahkan ketika serangan Israel telah memicu perang dengan Iran, di saat yang sama Israel tetap melakukan pembantaian di Palestina,” ungkapnya. Setiap hari, puluhan hingga ratusan martir berguguran di Palestina, termasuk mereka yang dibunuh saat mengantri untuk mendapatkan makanan.

Furqan juga menekankan bahwa semua kepongahan dan kebiadaban Israel itu terjadi karena adanya sokongan dari Amerika Serikat dan sekutunya. “80% senjata Israel disuplai oleh Amerika Serikat,” katanya. Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun lumpuh karena setiap resolusi gencatan senjata selalu diveto Amerika Serikat.

Massa FPN menuntut penghentian genosida di Palestina, pengakhiran pendudukan Israel atas Palestina, dan solidaritas internasional untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Mereka juga mengimbau pemerintah Indonesia untuk mengambil inisiatif kepemimpinan dalam menggalang “Front Internasional Anti Imperialisme” untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kemerdekaan Palestina adalah hutang sejarah bagi Indonesia dan peradaban dunia,” tegas Furqan. Menurut kantor media Kementerian Kesehatan di Gaza, per 19 Juni 2025, sudah 55.701 orang yang gugur dan 130.101 orang yang terluka sejak 7 Oktober 2023. Jurnal ilmiah Inggris, The Lancet, memperkirakan bahwa jumlah korban bisa mencapai 3 kali lipat lebih dari angka yang tercatat.

Aksi demonstrasi FPN ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya mendukung kemerdekaan Palestina dan menghentikan genosida di Gaza. Dengan solidaritas dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perjuangan rakyat Palestina dapat segera mencapai kemerdekaan dan keadilan yang hakiki.[R_KFS74D]
