Duka di Balik Tembok Penindasan

IMG 20250621 WA0079

Pelitanusantara.com 

Di tanah yang terjajah, di mana keadilan lenyap
Jeritan penderitaan menggema, duka tak terkira
Tangan-tangan yang terikat, kaki yang terhimpit
Hati yang penuh luka, jiwa yang terluka

Di balik tembok penindasan, ada suara yang tak terdengar
Suara-suara yang dibungkam, harapan yang terkubur
Tapi masih ada yang berani, masih ada yang berjuang
Untuk keadilan, untuk kebebasan, untuk hak asasi manusia

Jeritan penderitaan itu, menjadi seruan bagi kita
Untuk berdiri bersama, untuk berjuang bersama
Untuk membela hak-hak, untuk melindungi yang lemah
Untuk menjadikan dunia ini, tempat yang lebih adil dan manusiawi

Tapi apakah kita akan mendengar, apakah kita akan melihat?
Apakah kita akan bertindak, atau hanya berdiam diri?
Jeritan penderitaan itu, menjadi pertanyaan bagi kita
Untuk menjadi agen perubahan, atau menjadi bagian dari penindasan.

Oleh Romo Kefas