Dualisme PWI: Zulmansyah Dorong Kongres Persatuan PWI Dipercepat

IMG 20250615 WA0083

Jakarta – Polemik dualisme di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tampaknya masih berlanjut. Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, mendorong agar Kongres Persatuan PWI dipercepat untuk menyelesaikan konflik kepemimpinan antara dirinya dan Hendry Ch Bangun (HCB).

Menurut Zulmansyah, HCB sudah tidak lagi menjadi anggota PWI setelah diberhentikan karena kasus “cash back” dana UKW. “Bukan opini, tapi hasil keputusan formal organisasi PWI,” tegas Zulmansyah.

HCB sendiri masih mengaku sebagai Ketua Umum PWI dan merasa pemberhentiannya tidak sesuai prosedur. Dualisme ini menyebabkan PWI terbelah menjadi dua kubu.

Dua kubu PWI telah menandatangani Kesepakatan Jakarta untuk mengakhiri polemik dan menyelenggarakan Kongres Persatuan PWI paling lambat 30 Agustus 2025. Zulmansyah mendorong agar kongres ini dipercepat untuk menyelesaikan konflik.

“Kalau perlu Juli sudah jalan Kongres PWI, tak perlu menunggu Agustus,” kata Zulmansyah.

Polemik dan Upaya Rekonsiliasi

Zulmansyah menyatakan bahwa PWI sedang dalam proses rekonsiliasi untuk mengakhiri polemik. “SC dan OC hasil kesepakatan telah mulai bekerja menyiapkan Kongres Persatuan PWI,” jelas Zulmansyah.

Sementara itu, HCB masih mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum PWI yang sah. “Kami tidak akan mundur dan akan terus memperjuangkan hak-hak wartawan,” kata HCB.

Imbauan kepada Wartawan dan Media

Zulmansyah mengimbau seluruh wartawan dan media untuk :
– *Cek Fakta*: Sebelum percaya klaim dari pihak mana pun.
– *Hargai Keputusan Organisasi*: Yang telah dijalankan sesuai mekanisme.
– *Dukung Rekonsiliasi*: Bukan memperuncing konflik lewat klaim-klaim sepihak.

Mari kita tunggu perkembangan selanjutnya dalam upaya rekonsiliasi PWI.