DPRD dan Wali Kota Tangerang Menggelar Rapat Paripurna Untuk Penyampaian LKPJ T.A. 2021 serta Pengajuan Lima Raperda

Han_up2000
WhatsApp Image 2022 03 23 at 18.43.25
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kota Tangerang-Pelitanusantara.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menggelar Rapat Paripurna bersama dengan Wali Kota Tangerang di Ruang Paripurna DPRD Kota Tangerang, Senin (21/03/2022). Adapun agenda utama dalam Rapat Paripurna kali ini adalah penyampaian LKPJ Wali Kota Tangerang T.A. 2021, serta pengajuan lima Raperda.

Dari ke lima Raperda yang dimaksudkan tersebut, dua diantaranya terkait dengan inisiatif Raperda Pengelolaan Zakat dan Raperda Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase Perkotaan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo menyampaikan bahwa terkait dengan pengelolaan zakat, DPRD menginginkan agar ada penguatan aturan dengan mendorong pemerintah daerah agar membuat aturan yang dapat mempermudah penyaluran dan penarikan zakat.

“Raperda inisiatif ini, hasil kawan-kawan dewan menyerap aspirasi dari masyarakat dan diharapkan menjadi solusi atas permasalahan yang ada. Karena itulah, DPRD mengambil inisiatif untuk menjadikannya sebagai Perda. Diharapkan, dengan adanya Perda tersebut, pengaturan zakat akan lebih mudah dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat. Apalagi, lanjutnya, untuk potensi zakat di Kota Tangerang sangat besar, sebab mayoritas masyarakat Kota Tangerang yaitu muslim”, ujar Gatot kepada wartawan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, menambahkan, fungsi zakat sebetulnya sangat banyak. Salah satunya adalah fungsi sosial. “Misalnya jika ada kejadian bencana, seperti banjir, dan sebagainya. Kalau dana yang bersumber dari zakat ini bisa segera disalurkan. “Kalau melalui APBD butuh waktu atau proses yang harus ditempuh, tapi kalau dari Baznas melalui Perda Zakat, nantinya bisa segera disalurkan,” ujarnya.

Semantara terkait Perda Drainase, Turidi berharap ada grand design secara keseluruhan, titik banjir itu bisa terlacak dengan cepat dan tepat. Dengan demikian, bisa menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh. (A. L. Malo)