Desa Karangrejo di Nobatkan Sebagai Kampung Pancasila

Kefaspelita
IMG 20220417 WA0104

TRENGGALEK – Kampung Pancasila adalah julukan untuk desa yang dijadikan contoh penerapan nilai-nilai Pancasila. Sebutan Kampung Pancasila disematkan di Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek.

Istilah itu disampaikan oleh Purwadi Kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, kepada awak media pelitanusantara, di kediamanya, Minggu 17/4/2022.

Purwadi menututurkan, mengutip buku Prosiding Kongres Pancasila V oleh Sudjito, “program Kampung Pancasila dilakukan melalui tiga tahapan, yakni interpretasi, internalisasi, dan aktualisasi Pancasila. Sedangkan, proses pelaksanaannya mencakup bidang sosial, budaya, dan ilmiah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah memilih daerah yang dijadikan Kampung Pancasila dengan melihat tingkat toleransi agama dan kerukunan antar sesama warga yang tinggi.

Saat ditanya apa yang melatarbelakangi terbentuknya Kampung Pancasila ?

Kepala desa itu menjelaskan, menegakkan nilai-nilai Pancasila sebagi pedoman rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara merupakan tangung jawab bersama, sebagai contoh, “penerapan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, sikap toleransi antar umat beragama, hidup damai tanpa konflik meskipun terdapat perbedaan agama, suku, dan ras dan perbedaan prinsip dalam beragama atau beribadah,” terangnya

Purwadi Kepala desa yang sudah menjabat 3 periode menambahkan, adapun tujuan dibentuknya Kampung Pancasila adalah, Untuk menciptakan suatu media pembelajaran Pancasila bagi masyarakat luas, agar semakin menumbuhkan kerukunan antar masyarakat karena penduduknya beragam.

Untuk menanamkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Untuk menanamkan pemahaman bahwa seluruh warga negara Indonesia wajib menerapkan sila-sila Pancasila.

Untuk menanamkan pemahaman bahwa seluruh warga negara Indonesia wajib memberikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pemimpin bangsa yang telah berhasil menggali dan merumuskan Pancasila sebagai dasar negara.

Adapun hasil yang diharapkan dari adanya program Kampung Pancasila menurutnya adalah, “Untuk meningkatnya kecerdasan masyarakat dengan proses interpretasi, internalisasi, dan aktualisasi Pancasila akan membentuk pribadi yang unggul,” jelasnya.

“Pengembangan budaya melalui Pancasila juga akan menghasilkan kecerdasan spiritual. Lalu, pengembangan sosial akan menghasilkan kecerdasan emosional, dan pengembangan ilmiah akan menghasilkan kecerdasan intelektual,” pungkasnya.

(mj pelitanusantara.com)