GUNUNG MAS TUMBANG MIRI (20/2-23) -PelitaNusanyara.com, Desa Dandang tepatnya di ibu kota Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Desa yang berpenduduk kurang lebih 1500san penduduk, dengan hak pilih hampir 1000 hak pilih.
Hasil pantauan wartawan Pelita Nusantara.com, saat bertandang di kantor desa yang di buka dari jam 8 pagi sampai jam 21.00wib. Seluruh aparat desa menyambut wartawan Pelita Nusantara.com yang tanpa di ketahui lebih dahulu dan belum dikenal.
Dipersilahkan duduk kata salah satu penghuni kantor desa. Mengawali dengan perkenalan oknum Pelita Nusantara.com, langsung kepada Sekertaris desa yang sedang berada di ruangan kerja bersama perangkat-perangkat desa, sambil memperlihatkan Id Card Pers dan Surat Tugas Peliputan.
Dan mengisi buku tamu yang sudah disiapkan, setiap tamu yang masuk di kantor, wajib mengisi buku tamu.
Lanjut dengan percakapan-percakapan soal pembangunan kantor desa, penduduk desa Dandang, kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat, kepedulian Pemerintah desa terhadap rumah-rumah ibadah di setiap tahun mendapatkan bantuan dana dari add desa, per-gereja-gereja mendapatkan Rp 20 juta yang terdiri dari GKE,GBI dan Kaharingan.
Setiap hari masuk kantor seluruh perangkat desa wajib mengisi buku absen, dengan seragam dinas pemerintah desa. Sambil memperlihatkan buku absen Sekertaris Desa Apriadi menceritakan dengan mengawali percakapan soal Kepada Desa Dandang.
Dikatakan, Kepala Desa kami sudah dua periode, waktu pemilihan unggul 617 banding 16 orang mengalahkan calon yang lain karena hanya dua calon. Terlihat kompak sekdes dan aparat desa dalam membicaraan soal terpilihnya Irmanto menjadi kepala desa untuk dua periode. Terkesan semua perangkat mendukung penuh pemerintahan Irmanto sebagai kepala desa Dandang.
Dikatakan kami pemerintah desa tidak semena-mena mengambil keputusan sendiri tanpa bermusyawarah, semua keputusan berdasarkan hasil kesepakatan termasuk dana bantuan untuk rumah-rumah ibadah, dijelaskan untuk rumah ibadah itu sudah masuk khusus Add desa setiap tahun mendapatkan Rp 20 juta x 3 Tempat Ibadah berjumlah Rp.60 juta.
Senada dengan anggota perangkat desa mengatakan bahwa Kepala Desa peduli dengan rumah ibadah, karena Gereja GKE yang mempunyai program penyelesaian pembangunan Pastori, dengan kesepakatan sambung sekdes kami tidak seenaknya menggunakan uang negara dan tidak seenaknya kalau tidak melalui musyawarah.tandas Sekdes.
Lanjut dikatakan salah satu aparat, GKE ada program pembangunan Pastori, dengan membutuhkan dana Rp 40 juta oleh Kepala Desa orang GKE disambung sekdes dengan musyawarah Kuhsus diberi bantuan untuk penyelesaian Pastori. Ujarnya. Semua harus melewati musyawarah dan yang melaksanakan musyawarah adalah lembaga, BPD. Terang Apriadi.
Semua elemen desa Dandang proaktif dalam melaksanakan program dalam pembangunan desa. Ditanya soal respon masyarakat Dandang soal gotong royong dikatakan oleh Kades terpilih untuk ke 2X, masyarakat begitu semangat melaksanakan gotong royong.
Sejak dari periode pertama sampai di periode ini red(2) sudah dapat menyelesaikan beberapa program pembangunan diantaranya Kantor desa dalam kurun waktu dua tahun kantor desa ini sudah dapat di selesaikan.
Masih ada lagi pembangunan yang belum terselesaikan, yaitu sebuah bangunan BPU samping kantor desa kami belum punya BPU permanen dan sedang membangun BPU di samping kantor Desa, Ucap pegawai kantor desa kepada PNK, dan itu yang menjadi target di tahun-tahun yang berjalan ini. Irmanto yang memilik seorang istri dan 3 anak ini memiliki jiwa membangun desa dengan harapan desa Dandang bisa menjadi desa percontohan untuk Kabupaten Gunung Mas. **(AW)













