Dawet Siwalan, Minuman Segar Inovatif dari Rembang

Kefaspelita
Whatsapp Image 2025 03 14 At 10.00.12 768x484
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

REMBANG – Melimpahnya hasil panen buah siwalan atau lontar mendorong warga Rembang, untuk berinovasi mengolah siwalan menjadi minuman segar bernilai ekonomi lebih tinggi. Salah satunya, dawet siwalan yang dikembangkan oleh Nuranto, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Sulang.

Nuranto menyampaikan, dia mulai merintis inovasi dawet siwalan sejak tiga tahun lalu. Melihat melimpahnya buah siwalan di desa istrinya, ia berinisiatif mengolahnya menjadi minuman yang menarik bagi masyarakat.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

“Kebonagung kan banyak legen dan siwalan, itu hanya dijual tanpa ada inovasi. Akhirnya saya inovasi, bagaimana kalau buah siwalan ini kita jadikan minuman dawet siwalan. Ternyata mertua bisa membuatnya dan rasanya enak. Akhirnya, saya membuat itu,” jelasnya saat dihubungi via telepon, Jumat (14/3/2025).

Diceritakan, berbeda dengan dawet pada umumnya yang menggunakan cendol dari tepung beras, dawet siwalan menghadirkan potongan buah siwalan sebagai isiannya. Teksturnya yang kenyal serta rasanya yang sedikit manis, berpadu sempurna dengan kuah santan, gula merah, dan es, menciptakan sensasi kesegaran yang khas.

Whatsapp Image 2025 03 14 At 10.00.11

“Komposisinya harus gula juroh (gula jawa), siwalan, dan santan. Santannya tidak boleh pecah. Kalau tiga kelapa, itu airnya satu baskom, tidak boleh lebih,” terangnya.

Untuk menambah variasi isian, Nuranto biasanya menambahkan jelly, agar teksturnya lebih beragam. Namun, pemilihan jelly harus tepat, agar tidak menghilangkan cita rasa khas siwalan.

“Untuk menambah isian, biasanya saya pakai jelly. Tapi rasanya harus rasa kelapa, karena selain itu nanti rasa siwalannya kalah,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan racikan khasnya, dawet siwalan mendapat banyak peminat. Minuman segar ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp8 ribu per porsi.

“Kalau momen Ramadan, saya jualnya di depan SMK Muhammadiyah Rembang. Kalau hari-hari biasa, di depan kantor KONI Rembang,” tutupnya.[÷]