Danrem 072/Pamungkas Hadiri Acara Kulonprogo Peduli Stunting.

IMG 20221003 WA0045

KULONPROGO – Danrem 072/Pamungkas Brigjend TNI Puji Cahyono, S.I P., M.Si. hadiri acara “Kulon progo Peduli Stunting” dalam rangka penggalangan dana untuk Stunting dan pengukuhan bapak Asuh Stunting yang diselenggarakan atas kerjasama BKKBN RI, Kodim 0731/Klp dan Pemda Kulon Progo bertempat di Aula Samsat Kulon Progo, Jl. Wates No.KM 27, Gempal, Giri Peni, Wates, Kulon Progo. Minggu, (2/10/2022).

Danrem 072/Pamungkas menyampaikan program Stunting adalah program dari pemerintah yang sudah dijalankan pertama kali sejak bapak Kasad dikukuhkan sebagai bapak Stunting.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, program Stunting merupakan program sosial dengan harapan nantinya bapak dan ibu sekalian bisa sedikit menyumbangkan dananya untuk mendukung program ini, kemarin sudah dilaksanakan di Kabupaten Sleman dan mendapatkan sumbangan dana Rp 170-an juta dan saat ini masih berjalan terus untuk.

Lanjut Danrem, nantinya setelah terkumpul, dana ini akan dilaporkan kepada Panglima TNI, Kasad dan Pangdam IV/Diponegoro. Ucap Danrem 072/Pamungkas.

Danrem juga menyampaikan program Stunting di wilayah Korem 072/Pamungkas sudah mencapai 172 % nomer 2 di Indonesia, ini merupakan capaian yang luar biasa bagi warga Yogyakarta.

Sementara itu, Dandim 0731/ Kulon Progo Letkol Inf Nurwaliyanto menyampaikan, Kodim 0731/Kulon Progo melalui para Danramil dan Babinsa yang tersebar di 12 Kapanewon, 87 Kalurahan dan 1 Kelurahan Wates akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan menggandeng seluruh stakeholder dan komunitas serta CSR untuk bersatu dalam upaya mempercepat penurunan angka Stunting di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Perjuangan mencegah dan menurunkan Stunting ini sebenamya tidak sulit selama koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak tantangan pasti ada, namun jadikan tantangan tersebut sebagai penyemangat dan dorongan kita semua dalam menjalankan komitmen bersama.

Upaya yang kami lakukan dalam menjalankan komitmen tersebut salah satunya dengan menggandeng mitra kami dari kalangan pelaku usaha di wilayah Kab Kulon Progo untuk berpartisipasi memberikan bantuan finansial, guna meringankan beban keluarga miskin absolut yang memiliki Balita Stunting.

Berdasarkan pendataan dari para Babinsa terdapat sekitar 85 anak Stunting yang tersebar di seluruh Kab Kulon Progo.

Kepala BKKBN RI Dr. dr. Hasto Wardoyo, SP.OG (K) menyampaikan acara ini merupakan salah satu pendekatan program yang digunakan dalam penurunan angka Stunting yaitu pentahelix. Melibatkan unsur TNI, Pemerintah, swasta, perguruan tinggi dan masyarakat. Bentuk bantuan antara lain dapat berupa penyaluran sosial perusahaan atau CSR melalui program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).

Menurut Kepala BKKBN RI, data SSGI 2021 prevalensi Stunting Kab. Kulon Progo mencapai 14,9 persen, angka yang sudah rendah jika dibandingkan dengan persentase tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 17,3 persen.

Diakhir acara Danrem 072/Pamungkas Brigjend TNI Puji Cahyono didampingi Kepala BKKBN RI dr. Hasto Wardoyo melaksanakan pengukuhan Bapak Asuh Stunting dan penyematan Pin kepada Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Arif Hermad, Dandim 0730/GK Letkol Kav Anton Wahyudo dan Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Inf Nurwaliyanto.

Hadir dalam kegiatan, Kasiter Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Gempar Sebayang, Danyon Pelopor B Sat Brimob DIY AKP Edy Efianto, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI Novian Andusi, Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI dr. Viktor Palimbong, BKKBN DIY Zaenal Arifin, Dinas Kesehatan DIY Ririn Yaumil, Dinas P3AP2 DIY Fitri Indah, Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo Akhid Nuryati, Forkopimda Kabupaten Kulonprogo dan para Pelaku Usaha Kabupaten Kulon Progo. (Ome)