Cristian Bomol: Hasil Demokrasi PSU Kabupaten Yalimo Pada 5 Mei 2021 berjalan aman dan kondusif

JAYAPURA,PELITANUSANTARA.COM – Masyarakat Kabupaten Yalimo Provinsi Papua, pada tanggal 5 Mei 2021 telah memberikan hak politik mereka dengan mengikuti proses demokrasi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, yang diback up langsung oleh KPU Papua dan KPU Pusat, dengan agenda Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua distrik yakni, Distrik Welarek yang terdiri dari 61 kampung dengan jumlah 75 TPS. Dan Distrik Apalapsili yang terdiri dari 29 kampung dengan jumlah 29 TPS.

PSU di Kabupaten Yalimo itu, menurut Cristian Bomol, selaku pemerhati demokrasi dan juga tokoh intelektual Kabupaten Yalimo, Selasa 1 Juni 2021 kepada wartawan di Jayapura, mengatakan, PSU di Kabupaten Yalimo itu, dilakukan berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Maret 2021 lalu, berkaitan dengan sengketa hasil Pilkada Kabupaten Yalimo, pada 9 Desember 2020 lalu, sehingga keputusan MK berupa PSU itu ditindaklanjuti oleh KPU dengan melakukan PSU di dua distrik tersebut. Dan dari hasil PSU itu, masyarakat telah berpartisipasi memberikan hak politik mereka, dan KPU Yalimo selaku penyelenggara Pemilu, dan hasil suara masyarakat itu menetapkan pasangan Nomor 01 Erdi Dabi dan Jhon Wali Wilil sebagai pasangan yang mendapat suara terbanyak dengan dukungan masyarakat Kabupaten Yalimo lewat PSU itu.

Sekedar diketahui, pada PSU Kabupaten Yalimo itu diikuti oleh dua pasangan calon yakni Pasangan Nomor 01 Erdi Dabi dan Jhon Wali Wilil, dan pasangan Nomor urut 02 Lakius Peyon dan Nahum Mabel.

Disingung soal apakah dari hasil PSU itu?, ada pasangan calon yang mengajukan gugatan hukum ke MK atas hasil PSU itu?, sebut Cristian, soal gugatan hukum ke MK itu kabarnya dilakukan oleh pasangan Nomor urut 02 Lakius Peyon dan Nahum Mabel atas hasil PSU itu.

Namun bagi Cristian Bomol, soal ke MK itu adalah jalan bagi setiap warga negara untuk mengajukan gugatan hukum ke MK, ketika ada pihak yang merasa tidak puas atas hasil Pilkada itu. Tapi pada dasarnya proses demokrasi PSU di Kabupaten Yalimo berjalan aman, damai, tentram dan kondusif. (Richard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *