Ciptakan Liburan Sehat dan Aman, Dirpamobvit Polda Banten Hadiri Rakor Siaga Wisata

  • Bagikan

Pelitanusantara.com Kota Serang – Dirpamobvit Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi dan jajaran Ditpamobvit Polda Banten hadiri rapat koordinasi siaga wisata di Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Kamis (16/12).

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Drs. M. Agus Setiawan dan dihadiri oleh Ditpolairud Polda Banten, Ditintelkam Polda Banten, Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, SAR Banten, Satpol PP Provinsi Banten, BPBD Banten, Lanal Banten, PMI Banten, Tagana Banten, RRI Banten, PHRI, ASITA dan Pokdarwis.

Dirpamobvit Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan bahwa rapat koordinasi tersebut dilakukan jelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk membahas persiapan pengamanan menjelang libur Natal dan tahun baru sekaligus tindak lanjut penerapan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2021,” ucap Edy Sumardi.

Edy Sumardi juga menyampaikan jika siaga wisata ini merupakan upaya dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat di lokasi destinasi wisata pada saat libur natal dan tahun baru.

“Ada 12 titik pengamanan nanti sepanjang jalur yang akan dilayani oleh Kepolisian, Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk memberikan jaminan keamanan keselamatan, itu nanti fungsi yang dikedepankan adalah lalu lintas. Kita juga nanti akan melakukan menempatkan personel pengamanan di objek vital salah satunya di pos Ciwandan,” kata Edy Sumardi.

Lanjutnya, “Selain itu, sesuai dengan kebijakan penerapan ganjil-genap, kita juga akan memantau sepanjang pantai Carita, Anyer, Tanjung Lesung termasuk Citorek dan Banten Lama. Ada 5 titik yang menjadi perhatian kita yang berpotensi terhadap tempat kunjungan pada saat libur Nataru”.

Terakhir Edy Sumardi berharap apa yang menjadi kebijakan pemerintah dapat didengar sampai ke tingkat bawah.

“Kehadiran kita disini untuk mendukung kebijakan pemerintah bersama Dinas Pariwisata untuk memastikan penerapan protokol kesehatan. Disini dibahas secara teknis bersama para pengelola tempat wisata dengan harapan kebijakan pemerintah itu terdengar sampai ke tingkat yang paling bawah sehingga bisa tercipta liburan dengan sehat dan aman,” tutupnya. ( Nena )

  • Bagikan