Banyuwangi – Guna menjaga kelestarian lingkungan hidup khususnya diwilayah pesisir pantai serta mencegah terjadinya abrasi, Kodim 0825 Banyuwangi gelar penanaman pohon mangrove dan vicon tersebar di wilayah Kodam V Brawijaya TA. 2022 bertempat di pantai Syariah Kabupaten Banyuwangi dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Jum’at 04/03/2022
Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Letkol Kav Eko Julianto Ramadhan, M. Tr (Han) Dandim 0825 Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, S.I.K., M.H.

Kapolresta Banyuwangi, Letkol Laut (P) Ansori, M. H. M. Tr (Hanla) Danlanal Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si Sekda Banyuwangi, Budi Wahono Kabid Dinas LH Banyuwangi, Para Relawan, Adik-adik Pramuka serta tamu undangan lainnya
Penanaman pohon mangrove secara serentak di wilayah Kodam V/Brawijaya tersebut ditinjau langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Nurchahyanto melalui video converence dengan memberikan salam dan sapaan satu persatu kepada para Dandim jajaran
Dalam video converence tersebut Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Nurchahyanto menyampaikan,”Kegiatan ini merupakan upaya membantu program Pemerintah pusat untuk memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan,”ucap orang nomer satu di jajaran TNI wilayah Jatim

Dalam kegiatan ini saya juga mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan karena saat ini masih dimasa pandemi covid-19. Penanaman mangrove banyak memiliki fungsi yang banyak diantaranya dapat menjadi tumbuh kembangbiak biota laut,”ucapnya
Daratan di pesisir lautan sudah mulai terancam oleh karena itu kita perlu menjaga, memelihara dan merawat dengan cara menanam Mangrove sehingga dapat mengurangi abrasi dari laut,”pungkasnya
Panitia peyelenggara penanaman pohon Magrove Serma Arief Effendi Bati Bakti TNI Siter Dim 0825 menyampaikan saya berharap setelah kegiatan penanaman 750 pohon mangrove ini selesai, semua masyarakat yang berada di sekitar pantai Syariah dapat merawat tanaman dengan baik,”tuturnya

Hutan Mangrove mempunyai banyak manfaatnya yakni sebagai penyeimbang ekosistem laut, melestarikan lingkungan, mencegah abrasi laut, mencegah degradasi lahan, meningkatkan serapan karbon serta meningkatkan estetika kawasan mangrove hutan pantai,”pungkasnya☆☆☆
Sumber : PENDIM 0825
●□●Kang Bandri/Pelitanusantara.com
