Cari Ladang Migas Baru, PT. TGS Geophysical Indonesia Lakukan Survei Seismic di Maluku Tenggara

Kefaspelita
442465996 429616283147773 4842527756312339759 N

Langgur,Pelitanusantara.com – Untuk memenuhi kebutuhan minyak nasional,pemerintah perlu mengadakan langkah-langkah strategis nasional seperti explorasi untuk menambah potensi cadangan minyak.

Langkah strategis membuka lapangan-lapangan migas baru, mengundang investor dan menggunakan teknologi canggih.

“Survei seismik merupakan kegiatan awal pencarian sumber daya alam dan mineral di bawah permukaan bumi dengan menggunakan bantuan gelombang seismik,”kata Koordinator Survei umum Seismik 2D wilayah Seram di Maluku Tenggara (Malra),Elibosar Pasaribu di Aula Kantor Bupati Malra,Rabu (15/5/2024).

Survei seismik dua dimensi (2D) bertujuan untuk memetakan keadaan struktur geologi di bawah permukaan bumi dan laut, sehingga mendapatkan gambaran struktur geologi di bawah permukaan bumi.

Hal itu dapatlah diduga atau diinterpretasikan  akan adanya potensi kandungan minyak dan gas di bawah permukaan bumi.

Pasaribu mengungkapkan 2022, produksi minyak nasional mencapai 800.000 barel per hari. Sedangkan kebutuhan minyak nasional 1.47 juta barel per hari.

“Indonesia mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan nasional. Kita impor dari Singapura, Malaysia dan India,”ujarnya.

Dia menjelaskan PT. TGS Geophysical Indonesia yang akan melakukan survei pada Juni 2024 telah mengantongi izin dari Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal .

Surat izin nomor 8/SURVEI/ESDM/PMA/2023 tersebut untuk melakukan survei seismik 2D Wilayah Seram .

Selain itu, pihaknya juga mengantongi izin Penambahan Panjang Lintasan untuk survei umum di wilayah Seram Ref Nomor TGSAP/030524/01 dengan Panjang lintasan 1864 km.

“Izin survei inilah yang harus ditindak lanjuti oleh PT. TGS Geophysical Indonesia”imbuhnya.

Dia menambahkan pihaknya tidak mengalami kendala untuk menggunakan kapal asing lantaran telah memiliki izin dari Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor  Kp 1396 Tahun 2023.

Persetujuan kepada PT. Pelayaran Tiara Perdana menggunakan kapal asing Special Purpose-Research Ship Hai Yang Shi You 718 untuk kegiatan lain di wilayah perairan Indonesia yang tidak termasuk kegiatan mengangkut penumpang dan barang

Tahapan survei antara lain mobilisasi Kapal ke area survei, scouting dan pembersihan area, survei seismic 2D (Kurang lebih satu bulan), kapal demobilisasi (Kapal Survei meninggalkan area Wilayah Seram) dan Pembayaran kompensasi rumpon yang diputus, karena kegiatan survei seismic 2D dimaksud.

“Untuk kelancaran kegiatan survei seismik tersebut, akan dilakukan pembersihan area survei,”imbuhnya.

pembersihan seperti batang yang hanyut, kalau ada rumpon akan diputus karena akan menghambat kegiatan survei dilakukan.

Sampah yang dibersihkan, akan dibawa ke darat dan dibuang ke tempat  pembuangan sampah melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Semua rumpon yang diputus juga akan diangkut ke darat dan ditempatkan di gudang yang disewa di Pelabuhan Tual.

Lanjutnya lagi,rumpon yang diputus di area survei akan diterbitkan Berita-Acara pemutusan rumpon. Ditanda tangani oleh perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan, perusahaan dan kapten kapal yang bertugas membersihkan area survei.

“Rumpon yang diputus di area survei akan diberikan kompensasi sesuai dengan harga yang berlaku dan dengan kesepakatan dengan nelayan pemilik rumpon”ujarnya.

Sementara itu,Penjabat Sekda Malra,Nico Ubro mengatakan, sosialisasi kegiatan ini merupakan tahapan awal yang patut diapresiasi.

“Kita ketahui bersama, bahwa hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya, meskipun baru di tahap-tahap awal, tetapi kadang menimbulkan pertanyaan dari khalayak umum”ungkap Ubro.

Sosialisasi di hari ini, seluruh informasi, sharing, maupun hal-hal yang menurut sifatnya perlu disampaikan, agar dapat disampaikan kepada seluruh peserta secara terang benderang. Jangan sampai ada informasi yang tidak tersampaikan secara utuh.

Jika informasi diterima sepotong-sepotong, yang tentu akan menimbulkan pemahaman yang bisa saja keliru.

“Ini penting untuk menjadi perhatian kita bersama. Karena, peserta sosialisasi di hari ini akan berperan sebagai penyambung informasi, yang secara langsung menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang mungkin timbul di masyarakat,”pesannya.

Survei seismik 2D, yang akan dilaksanakan mulai Juni 2024 di perarian pesisir timur Maluku Tenggara, adalah salah satu metode mutakhir untuk memetakan dan menentukan lokasi potensial sumber daya mineral bawah laut.

Pemerintah daerah memandang kegiatan ini sebagai salah satu instrument penting dalam rangka pengelolaan sumber daya jangka panjang. Olehnya itu, Pemerintah daerah sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanan proyek survei ini.

Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan termasuk kelembagaan adat di daerah ini, harus memberikan dukungan untuk kelancaran seluruh tahapan survei.

“Kita semua berkepentingan untuk memastikan seluruh tahapan survey dapat terlaksana dengan baik dan lancar,”tambahnya.(Adolof Labetubun).