Bupati Trenggalek Konsultasikan Rencana Awal RKPD Terhadap Publik

Kefaspelita
IMG 20220216 WA0097
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin konsusltasikan rencana awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) kepada publik, Selasa 25 Januari 2022.

Dikemas secara hybrid (daring dan luring) di Gedung Smart Center Trenggalek, pemimpin muda itu menggalang masukan seluruh warga masyarakat atas rencana kerja tahun 2023 yang tengah disusun olehnya bersama jajaran.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Dengan tema Transformasi Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Kolaboratif serta Infrastruktur Berwawasan Lingkungan, diharapkan seluruh rencana kerja dapat mendukung indikator kerja utama.

Diantaranya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang produktif, inklusif dan kreatif, meningkatkan percepatan penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial.

Bupati Trenggalek usai konsultasi publik ini menyampaikan transformasi ekonomi dan pengentasan kemiskinan ekstrem, sebab Presiden Jokowi ingin kemiskinan ekstrem tahun 2024 bisa 0%.

Di Jawa Timur sendiri setelah 5 tahun lalu ada percontohan, tahun ini ada 25 kabupaten percontohan untuk pengentasan kemiskinan ekstrem prioritas di Jawa Timur.

“Kita belum tahu Trenggalek masuk apa tidak. Namun yang pasti setidaknya kita ingin bisa mempercepat penurunan kemiskinan di Kabupaten Trenggalek. Konsepnya tadi yang kita usulkan tentang keperantaraan pasar, “ujar bupati.

Selain itu sekarang daerah-daerah bisa punya semacam LKPP daerah atau lembaga pengadaan barang di daerah. Semua produk-produk UMKM dan industri kreatif dipasang di katalog, sehingga bila dinas- dinas mau beli tinggal ngeklik-ngeklik saja. Dengan begitu produk produk lokal itu bisa terbeli.

Termasuk pengembangan desa wisata, banyak ekonomi kreatif yang bergerak didalamnya. “Contoh tadi masyarakat menangkap bagaimana teman-teman PHRI kita harap bisa ada bundling yang mengkoneksikan destinasi, tempat makan kemudiam perhotelan. Kita bisa saling memberikan diskon dan promo, sehingga nanti habis datang ke tempat ini bisa main ke tempat lain dan mendapatkan promo,” jelasnya.

Dengan begitu semua tempat dapat kedatangan membentuk ekosistem. Orang ke Trenggalek, nginap dan main dan makannya juga di Trenggalek. “Kira kira harapannya seperti itu, “pungkasnya. (mj pelitanusantara.com)