Bupati Sleman Meresmikan Pasar Wage Sekaligus Meluncurkan Sistim Pembayaran Digital Di Pasar Turi

yupiterjogja
IMG 20221204 WA0065

SLEMAN – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, meresmikan Pasar Wage Turi sekaligus meluncurkan sistim pembayaran digital,  bertempat di Kapanewon Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (4/12/2022).

Peresmian pasar wage di Kapanewon Turi menambah daftar hari pasaran Jawa di Kapanewon Turi, yang sebelumnya hanya beroperasi 2 kali dalam sepekan, yakni pada hari Kliwon dan Pahing.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih, menyampaikan peresmian Pasar Wage merupakan hasil inisiatif untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana Pasar Turi yang telah direvitalisasi pada tahun 2018 silam.

Khususnya untuk pedagang Pasar Turi, sekarang tambah beroperasi menjadi 3 hari, sehingga diharapkan nanti perekonomian khususnya di sekitar pasar Turi ini bisa lebih menggeliat, kata Mae Rusmi.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Mae Rusmi menambahkan, kini Pasar Turi telah bermitra dengan lembaga keuangan yang sah, dengan kerjasama tersebut diharapkan tidak ada lagi transaksi ilegal di Pasar Turi, terutama dalam pembayaran retribusi.

Pada kesempatan tersebut, sekaligus mendeklarasikan Pasar Turi sebagai pasar BERES atau Pasar Bebas Kredit Ilegal Menuju Sejahtera.

Harapannya, pasar Turi bisa menjadi percontohan kedua sebelum seluruh pasar di Sleman menjadi pasar BERES, tuturnya.

Sementara itu, Bupati Sleman pada kesempatan tersebut sekaligus meluncurkan sistem digitalisasi di Pasar Turi, bekerjasama dengan Bank BRI.

Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan respons positif terhadap upaya penggunaan QRIS sebagai alat transaksi di Pasar Turi.

Pimpinan BRI Cabang Sleman, Yuda Kencana Saputra yang hadir pada saat itu menyampaikan, BRI tengah mengupayakan seluruh pedagang Pasar Turi memiliki QRIS agar bisa menerima transaksi secara non tunai.

Di Pasar Turi ini kurang lebih baru 34 pedagang yang menyediakan layanan QRIS, kami mencanangkan agar seluruh pedagang di Pasar Turi memiliki QRIS, Benefitnya nanti pedagang tidak perlu jauh-jauh setor ke bank, nanti otomatis masuk ke rekening bapak ibu, demikian penjelasan Yuda Kencana Saputra.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menuturkan rasa bangga dengan adanya kolaborasi antara Bank BRI dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, hal itu dinilai sebagai upaya yang baik untuk menghilangkan adanya transaksi ilegal, meski hal ini tidak mudah, namun Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberantas transaksi ilegal, termasuk transaksi melalui lembaga keuangan yang tidak resmi.

Bupati menghimbau masyarakat untuk pinjam dana melalui bank yang resmi bukan yang ilegal.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman dan Pimpinan BRI Cabang Sleman, melakukan penandatanganan deklarasi Pasar Beres, dengan menggunting pita sebagai bentuk peresmian Pasar Wage.
(Ome)