Bupati Sleman Mencanangkan Gerakan Sesarengan Nanem Bibit (SERABI).

Img 20231217 180147
Spread the love

SLEMAN-Pelita Nusantara.com,
Tim Inflasi Daerah bekerjasama dengan KODIM 0732/Sleman, KPw Bank Indonesia DIY, PDAM Tirta Sembada, gelar kegiatan Pencanangan Gerakan Sesarengan Nanem Bibit (SERABI) dihadiri Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, bertempat di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Minggu,(17/12/2023).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0732/ Sleman, Letkol Arm. Dani AP Girsang, S.Sos, M.Han.,Kepala BIN Sleman.,Perwakilan Kajari Sleman., Perwakilan Bank Indonesia DIY, Plh.Arya Jodi Listyo., para Kepala Dinas Terkait., Dirut PDAM Tirta Sembada., Dirut., PT.BPR Bank Sleman., Dirut PT.BPR Bank Sleman Syariah., Panewu Turi., Forkopim Kapenewon Turi., Lurah Wonokerto, Riyanto Sulistyo Budi, SE, Lurah Girikerto, perwakilan Gapoktan Kalurahan Wonokerta dan Gapoktan Kalurahan Girikerto serta tamu undangan lainnya.

Bupati Sleman Kustin Sri Purnomo dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemkab Sleman memiliki komitmen untuk memperkuat kondisi perekonomian warga, sebagai upaya mewujudkan tata kehidupan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera.

Salah satu upayanya adalah penguatan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan dana insentif fiskal yang kami terima.

Insentif fiskal yang kami terima tahun ini dioptimalkan untuk upaya pengendalian dampak inflasi, termasuk optimalisasi lahan tidur sebagaimana yang tengah kita laksanakan hari ini yaitu Gerakan Sesarengan Nanem Bibit (SARABI) hal ini adalah salah satu upaya mendukung gerakan Penyediaan Lumbung Pangan kedua di Kabupaten Sleman, sekaligus menjadi upaya pengendalian dampak inflasi di Kabupaten Sleman.

Salah satu tantangan dalam memajukan sektor pertanian adalah alih fungsi lahan pertanian, yang setiap tahunnya meningkat, dengan demikian diperlukan upaya untuk memaksimalkan pemanfaatan setiap lahan kosong, termasuk pengelolaan lahan-lahan tidur dan pekarangan.

Kita perlu bersyukur dianugerahi setiap jengkal tanah di Bumi Sembada yang subur, lahan tersebut dapat memberikan manfaat jika diolah dengan benar dan serius, terlebih saat ini kita telah memiliki teknologi pertanian yang memudahkan dan mengoptimalkan hasil produksi.

Hari ini kita mendistribusikan berbagai bahan pertanian baik komoditas sayuran, tanaman buah dan juga bibit ikan lele. Saya harap bantuan ini dapat mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat, mencegah kelangkaan pangan, pengendalian inflasi dan tentunya memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan peternak lele,ujar Kustini Sri Purnomo.

Bupati Sleman, berharap kepada para petani yang memperoleh bantuan, sarana prasarana pertanian dapat memaksimalkan bantuan tersebut untuk meningkatkan produksi pertaniannya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Sementara itu ,Kabag Ekonomi Sleman, Suyanto,MM, dalam Laporan penyelenggaran Pencangangan Gerakan Sesarengan Nanem Bibit (SERABI) kepada Bupati Sleman, mengatakan tingkat inflasi tahunan bulan nopember berkisar diangka 3,48% (year-on -year) lebih tinggi dari bulan oktober 2023, (3,44%), sementara tingkat inflasi bulanan DIY pada nopember 2023 meningkat sebesar 0,35% dari bulan oktober 2023.

Tindak lanjut keputusan Bupati nomor 67,tentang Tim pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Sleman, serta pemanfaatan Dana Insentif Fiskal. TPID Kabupaten Sleman menyelenggarakan SERABI bekerjasama dengan Kodim 0732/Sleman, Bank Indonesia dan PDAM Tirta Sembada melalui CSRnya.

Tujuan Gerakan SERABI merupakan kegiatan pemanfaatan pekarangan, melalui penanaman komoditas aneka sayuran terutama cabai serta pengembangan ikan lele menggunakan kolam bundar.

Img 20231217 Wa0100

Bantuan yang disalurkan oleh para stakeholder terkait diantaranya : mulsa hitam perak 20 roll., pupuk organik 8.000kg., ajir takiron 1.000kg., benih terong 8 pack., benih timun 8 pack., benih cabai 20 pack., benih tomat 8 pack., bibit timun 1.500 batang.,bibit caisim 1.500 batang., bibit tomat 1.500 batang., bibit cabai 1.500 batang.,polybag 40kg., bibit lele 3600 ekor., pakan lele10 Zak.,kolam bundar 6 unit., bibit durian 20 batang., bibit alpokat 50 batang, dan bibit mangga 30 batang.

Dengan anggaran sebesar Rp.63.608.000,00.- serta dukungan pembiayaan maupun penunjang dari Bank Indonesia maupun PDAM Tirta Sembada untuk kelompok Tani Ledok klempong, Wonokerta -Turi dan Poncoh, Girikerto-Turi.

Kegiatan ini diharapkan mendukung gerakan penyediaan lumbung pangan kedua di Kabupaten Sleman dan membantu pengendalian inflasi Daerah, pungkasnya. (Ome)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!