Bupati SBD Menyampaikan Rencana Pergantian Nama Bandar Udara Tambolaka Menjadi Bandar Udara Lede Kalumbang

WhatsApp Image 2022 07 19 at 15.02.35
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Tambolaka-Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete melalui jumpa persnya pada, Selasa (19/07/2022) menyatakan bahwa Bandar Udara Tambolaka yang selama ini telah menjadi rute perjalanan masyarakat baik yang datang ke pulau Sumba maupun yang keluar atau bepergian dari pulau Sumba, akan berganti nama menjadi Bandar Udara Lede Kalumbang.

Bupati yang terpilih untuk periode kedua tersebut menyatakan bahwa pergantian nama Bandar Udara Tambolaka merupakan hasil kesepakatan bersama antara masyarakat SBD dengan tokoh masyarakatnya.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

“Saya ingin menyampaikan bahwa Bandar Udara Tambolaka, masyarakat Sumba Barat Daya dan seluruh tokohnya menyepakati untuk dirubah namanya menjadi Bandar Udara Lede Kalumbang di Tambolaka Sumba Barat Daya”, pungkasnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai wakil bupati Sumba Barat pada periode 2005-2010 ini juga menyampaikan alasan utama pemilihan nama Lede Kalumbang sebagai nama Banbadara tersebut.

“Adapun alasan kenapa kita memilih nama tokoh itu, karena begitu terbentuknya kabupaten Sumba Barat pada zaman dulu pada tahun 1958, bupati pertama atau kepala daerah pertama adalah Pak Lede Kalumbang. Oleh karena itu, nama Bandara ini pantas dinamakan Bandar Udara Lede Kalumbang”, Jelasnya.

Selain itu, bupati SBD juga menyampaikan bahwa pemilihan nama tersebut telah mendapat dukungan dari keluarga. “Yang kedua, dukungan dari keluarga alih waris menyetujui” tegasnya.

Sebagai bupati, ia pun menghimbau kepada para wartawan yang hadir pada saat itu agar mempublikasikan dan merekam informasi pergantian nama bandara tersebut, sehingga apabila terjadi perbedaan pendapat dikalangan masyarakat dapat dilakukan langkah-langkah berikutnya.

“Teman-teman wartawan tolong dipublis dan direkam, siapa tahu ada yang tidak berpendapat seperti itu, supaya kita dapat melakukan langkah-langkah” tegasnya.

Meskipun demikan, bupati SBD dengan yakin bahwa nama tokoh Lede Kalumbang merupakan yang paling pantas untuk dijadikan sebagai nama pengganti Bandar Udara tersebut.

“Tapi, yakin saya bahwa tidak ada yang menyaingi ketokohan Bapak Lede Kalumbang untuk diberi nama pada bandara itu”, ucapnya.

Sebagai pernyataan penutunya, Kornelius Kodi Mete menyatakan bahwa setelah informasi perubahan nama bandara ini dipublikasikan, baru kemudia akan diadakan review, karena menurutnya bahwa Kementerian Perhubungan tidak serta merta memberikan Surat Keterangan (SK). Oleh karena itu, bupati memohon kepada seluruh wartawan untuk menyampaikan kepada publik serta merekam dan menyampikan setiap pendapat dari masyarakat tersebut terkait dengan perubahan nama Bandar udara Tambolaka.

(A. L. Malo)