Bupati Demak Serukan Sinergi Warga dan Tokoh Agama untuk Tingkatkan Kondusifitas Lingkungan

Whatsapp Image 2024 04 24 At 09 56 26
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Demak, Pelitanusantara.com – Bupati Demak Eisti’anah memanfaatkan kesempatan kegiatan Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan.

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya pemerintah kabupaten untuk memperkuat sinergi antar komunitas dan antar pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah menyatakan FKUU adalah salah satu inisiatif strategis yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan para ulama, yang merupakan pilar penting dalam menjaga harmoni sosial di Demak.

“Kami percaya bahwa dukungan dan doa dari para ulama sangat vital untuk keberhasilan pembangunan dan pemeliharaan ketertiban di wilayah kami,” kata Bupati di Aula Kecamatan Wonosalam, Selasa (23/04/2024).

Salah satu fokus utama dalam forum tersebut adalah evaluasi terhadap takbir mursal yang baru saja dilaksanakan, di mana Bupati menekankan pentingnya menjaga esensi kegiatan tersebut tanpa teralihkan oleh aktivitas lain yang bisa mengurangi makna dari takbir mursal itu sendiri.

Di samping itu, Bupati Eisti’anah juga menggarisbawahi masalah sosial yang sedang dihadapi masyarakat, yaitu peredaran minuman keras oplosan yang dikenal sebagai Es Moni.

Ia mengajak masyarakat untuk aktif dalam memerangi peredaran minuman ini yang berpotensi merusak generasi muda. “Kami meminta bantuan semua pihak untuk bersama-sama melawan peredaran minuman keras ini,” tambahnya. (red)