BRIN Gandeng Pemda, Dorong Riset dan Inovasi untuk Percepatan Pembangunan di Kutai Barat dan Mahakam Ulu

Kefaspelita
IMG 20250704 WA0056
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kutai Barat – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah. Melalui kegiatan bertajuk “Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat”, BRIN menggandeng Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu dalam sebuah forum strategis yang digelar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Rabu (3/7/2025).

 

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Kegiatan ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Dr. Ing. Wiwiek Joelijani, M.T., Direktur Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN, yang menekankan pentingnya sinergi antara lembaga riset nasional dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi berbasis inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

> “Pembinaan teknis kami tidak hanya menyasar perencana seperti BAPPERIDA , tapi seluruh perangkat daerah di bawah struktur pemerintahan kabupaten. Kami menyebutnya BAPPERIDA —mitra riset daerah yang akan kami perkuat baik peran maupun kapasitasnya,” tegas Dr. Wiwiek dalam wawancara bersama Pelita Nusantara.

Turut hadir Bupati Kutai barat, Frederick Edwin, yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif BRIN.

> “Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. Pembangunan yang berbasis riset akan memastikan setiap kebijakan dan program dilandasi data, ilmu pengetahuan, dan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal,” ujar Frederick.

Dari pihak pemerintah daerah, Yulian, S.E. selaku perwakilan BAPPERIDA dan Litbang, menegaskan pentingnya keberpihakan riset terhadap realitas sosial masyarakat.

> “Kami ingin memastikan bahwa riset dan inovasi benar-benar menyentuh persoalan dan kebutuhan riil di Kutai Barat dan Mahakam Ulu,” ungkapnya.
“Riset yang terarah dan sesuai dengan konteks daerah akan mempercepat terwujudnya visi pembangunan kami,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, Anggota DPR RI Komisi X yang membidangi BRIN. Dalam memberikan dungan Melalui sebuah video kegitan sosialisasi Brin dan memberikan dukungan atas kegitan BRIN, Hetifah menilai kegiatan ini sebagai langkah maju dalam memperkuat peran riset di daerah.

> “Kutai Barat dan Mahakam Ulu adalah wilayah yang sangat penting. Sosialisasi ini menjadi momentum untuk membumikan riset agar lebih relevan dan berdampak pada pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” ujar Hetifah yang juga merupakan wakil rakyat dari Kalimantan Timur.

Kegiatan sosialisasi dan identifikasi ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, menjaring kebutuhan lokal, dan memperkuat kolaborasi antara pusat dan daerah dalam implementasi hasil riset di lapangan. BRIN berharap pendekatan ini dapat menjadi model sinergi yang berkelanjutan untuk mempercepat transformasi pembangunan di berbagai daerah di Indonesia.[MM]