Bimtek Lagi, Ingatkan KIM di Ponorogo Pantang Produksi Konten Terputus-putus

Bimtek Lagi Ingatkan Kim Di Ponorogo Pantang Produksi Konten Terputus Putus 3 2048x1365
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Ponorogo – SETELAH menerima bekal tentang teknik fotografi, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) kembali mendapatkan tambahan ilmu. Kali ini terkait metode konten audio visual dan grafis bersamaan Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Statistik Ponorogo menggelar bimbingan teknis (bimtek) di pendapa Kecamatan Mlarak, pada Selasa (11/6/2024).

FOTO: TIM KOMINFO PONOROGO

Turut serta dalam bimtek dengan pemateri Aqma Liatul Qhulucky dari Paring Art itu, sejumlah anggota karang taruna, Pemuda Hebat dan anggota PKK Akademia, serta para perangkat desa di Kecamatan Mlarak.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Aqma menekankan bahwa langkah awal membuat konten adalah menentukan sasaran media sosial. “Setelah itu mengenal produk yang akan kita branding, termasuk merancang konten,” terangnya.

Dia berpesan agar konsisten dalam membuat konten di media sosial. Sedapat mungkin pantang memproduksi konten audio visual yang terputus-putus. “Kalau sempat putus lalu produksi atau ngonten lagi, sama artinya dengan mengulang dari awal lagi atau dari nol,” terangnya.

Sementara itu, Camat Mlarak Joko Setiawan berharap kerja sama yang lebih intens dengan Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo melalui Bidang Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik  dalam menggelar beragam pelatihan. Jose –sapaan Joko Setiawan– mengibaratkan pelatihan itu seperti membeli satu harga dapat tiga. “Karena Pemuda Hebat, PKK Akademia, dan perangkat desa sekalian ikut pelatihan,” ungkapnya.

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lewat bimtek, lanjut Jose, ikut menjamin komunitas pengelola media sosial mampu menampilkan  kualitas konten yang berkualitas. “Awalnya bintek fotografi, lalu audio visual, terus nanti berlanjut untuk meningkatkan kualitas,” ujarnya (Red)