BERSANDARLAH KEPADA TUHAN

Download (14)

“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Amsal 3:5-6

Pelitanusantara.com Dari banyak malapetaka yang terjadi di muka bumi ini, seharusnya kita dapat mengambil pelajaran penting, yaitu bahwa kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selangkah di depan kita dan tidak ada tempat yang aman di muka bumi ini. Dari situ juga kita dapat mengerti lebih jelas, bahwa kita membutuhkan Tuhan di setiap langkah hidup ini, itu sebabnya Yakobus 4:13-15 memberikan teguran kepada kita: “Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”

Amsal 19:21 katakan: “Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHAN lah yang terlaksana.” Jangan pernah merasa mampu menjalani hidup sendirian, karena apapun yang bisa kita usahakan, tetap saja keputusan berasal dari Tuhan, jika demikian mengapa kita masih mengabaikan Tuhan? Seharusnya kita memahami FirmanNya dalam Yeremia 10:23, yang berkata: “Aku tahu, ya Tuhan , bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya.” Jangan karena kita biasa menjalani hidup dalam keseharian, maka kita jadi merasa tahu dan merasa mampu berjalan sendiri, tetapi bersandarlah kepada Tuhan di setiap langkah, sehingga pemeliharaan Tuhan dapat kita nikmati setiap saat.

Yesaya 55:8-9 katakan: “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan . Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” Mazmur 139 katakan saat Tuhan menciptakan kita, ia merancang seluruh hari yang harus kita jalani ke depannya, tetapi kita kerap kali merasa lebih tahu apa yang terbaik bagi kita. Belajarlah untuk mengandalkan Tuhan, melepaskan ego dan kesanggupan manusiawi, agar kita dapat menyerahkan seluruh jalan hidup ke dalam tanganNya, sehingga kita lepas dari jerat si Iblis, yang menarik kita pada kehendaknya!

Sang Pencipta masih menjadi pemilik sah hidup kita, maka hormatilah Dia dalam segala jalan kita, libatkan Dia dalam setiap langkah kita, karena Ia yang tahu apa yang ada di depan kita. Percaya saja, Ia bertanggung jawab atas seluruh jalan hidup kita, karena segala yang terjadi, selalu ada di dalam kendali kasih dan kuasaNya, karena jika kita hidup untuk Kristus, matipun jadi keuntungan! Sampai kita mampu menikmati; “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.” (Mazmur 23:6)

Salam Sejahtera Sahabat..

Selamat Bersaat Teduh

Tuhan Yesus memberkati

 

Pdt Sylvia Supangkat – GPIA Jemaat El Shadday Pekayon