Berpegang Pada Perintah=Hidup

…”Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu. Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.”…Ams 7:1 dan 2

Pelitanusantara.com | Begitu banyak pengajaran yang di ajarkan penuh hikmat kepada setiap kita, seperti apa yang harus kita jaga dengan teramat hati-hati sebagai harta yang sungguh penting bagi kita. artinya kita harus menyimpan perintah-perintah-Nya, menyimpannya dengan aman, agar firman-Nya itu tidak dirampok dari kita oleh si jahat sebagaimana …ay. 1. Kita harus menjaganya sebagai hidup kita: berpeganglah pada perintahku, dan hiduplah…ay. 2, bukan hanya, “Berpeganglah pada perintahku, maka engkau akan hidup” tetapi juga, “Berpeganglah pada perintahku seperti engkau menjaga hidupmu, seperti orang yang tidak dapat hidup tanpanya.” Bagi orang baik, hal itu sama saja dengan kematian jika firman Allah direnggut darinya, sebab kita sadari bahwa dengan firman itulah yang membuat kita hidup, dan bukan dengan roti saja…seperti yang Tuhan katakan dalam Matius 4 saat mengalami pencobaan.

Apa yang kita rawat begitu tekun, kita berusaha menyimpannya, maka ada nasihat bahwa *simpanlah ajaranku seperti biji matamu*. Benda kecil akan menyakiti mata, dan oleh sebab itu secara alamiah juga kita menjaganya dengan begitu hati-hati. Kita berdoa, bersama Daud, agar Allah memelihara kita seperti biji mata-Nya…Mzm. 17:8, karena kita adalah biji mata-Nya dan agar hidup dan penghiburan kita berharga dalam pandangan-Nya. Dan akan demikianlah jadinya…Za. 2:8, pastikanlah kita juga menghargai dan berpegang pada hukum-Nya, dan takut melanggarnya ssekalipun hanya sedikit saja.

Perhatikan…ada begitu banyak rang-orang yang mencela cara hidup kita yang ketat ini dan berhati-hati dan menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak perlu, dan tidak memandang hukum itu harus dipelihara seperti biji matanya. Padahal, sungguh meneguhkan dan justru itulah biji mata kita. Hukum itu adalah terang. Hukum di dalam hati adalah mata jiwa…itulah prinsip hidup dalam hukumnya….bisakah setiap kita dapat menjaganya? Tuhan Yesus memberkati.

Pdt.Ricardo RJ Palijama Sekretaris BM Sinode EMC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *