Palangka Raya – pelitanusantara.com Benaya Yoyada, finalis asal Kabupaten Barito Selatan dan Marcelina Elgiven Paendong finalis asal Kabupaten Kotawaringin Barat resmi terpilih sebagai Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2023. Grand Final Pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Kalteng berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (26/5/2023) malam.
Sementara itu, Wakil I Jagau Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kabupaten Kotawaringin Barat M. Fajrin Ariyza dan Wakil I Bawi Nyai Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kabupaten Dara Agung Layang Winey, Wakil II Jagau Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kabupaten Pulang Pisau Efrian Kurniawan Wakil II Bawi Nyai Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kabupaten Gunung Mas Kristiana Adelia, Wakil III Jagau Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kabupaten Barito Utara Miftahus Surur dan Wakil III Bawi Nyai Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kabupaten Barito Utara Vera Kaisa Putri serta Wakil IV Jagau Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kabupaten Kotawaringin Timur Haikal Alif Akbar dan Wakil IV Bawi Nyai Pariwisata dinobatkan kepada finalis asal Kota Palangka Raya Jihan Salwa Hasanah.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Kalteng, Bupati Kab. Gumas, Jaya. S. Monong, Para Dewan Juri, Para Pemerhati budaya, para seniman dan seluruh peserta.
Pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Kalteng ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2023. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris 1 TP- PKK Hj. Adiah Chandra Sari yang juga merupakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Kalteng mewakili Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran.
Dalam kata Sambutannya, Kadis Pariwisata Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari memgatakan, “Generasi muda memiliki interaksi paling dekat dengan teknologi dan sosial media. Sudah saatnyalah generasi muda untuk berkontribusi dan mengambil peran, menjadi penggerak perubahan yang dapat mengedukasi masyarakat, membantu Pemerintah Daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata”, ucap Adiah.
Lebih lanjut Beliau mengatakan, “Menjaga agar sektor pariwisata tetap tumbuh dan berkembang menjadi penunjang bagi kemajuan dan keberhasilan pembangunan Kalimantan Tengah yang kita cintai bersama”, pungkasnya.
Menurut sosok yang rendah hati dan ramah ini, untuk itulah pemilihan Jagau dan Bawi Nyai pariwisata menjadi penting dilaksanakan, demi menanamkan kecintaan dan kepedulian remaja terhadap budaya dan pengembangan pariwisata di Kalteng. Ia mengutarakan Pemilihan Jagau dan Bawi Nyai pariwisata, merupakan sarana yang tepat untuk melakukan penetrasi dan promosi pariwisata dengan pendekatan fashion dan gaya kekinian.
Pada kesempatan tersebut, Adiah berpesan agar yang terpilih sebagai putra-putri pariwisata Kalteng tahun 2023 ini, dapat mengemban tugas dengan baik untuk membantu pemerintah daerah memperkenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata ke masyarakat luas.
Pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ini diikuti oleh peserta dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalteng sebanyak 26 orang yang terdiri dari 13 orang Jagau dan 13 orang Bawi Nyai. Untuk pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata tahun ini perwakilan dari Kabupaten Barito Timur tidak ikut. Dewan Juri pada pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ini berasal dari unsur Akademisi, Budayawan, Tokoh perempuan, Praktisi Kesehatan, Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo), Putri Pariwisata Kalteng Tahun 2020, dan Pelaku industri Pariwisata Prov. Kalteng.
Beberapa unsur yang menjadi kriteria penilaian pada pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ini antara lain wawasan tentang budaya dan pariwisata, kecerdasan, Publik Speaking, Bakat, Kostum, dll. Ada sembilan kategori yang di perlombakan yaitu Best Catwalk, Intelegensia, Busana Terbaik, Favorit, Persahabatan, Fotogenik, Best Sosial Media, Berbakat dan Kebudayaan.
RB/Delita
