TRENGGALEK – Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tem Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan agenda pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plofon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2023, hari ini belum menuai hasil, karena harus ditunda pekan depan. Mengingat performa KUA-PPAS yang disajikan oleh TAPD belum mencerminkan terhadap tema pembangunan. Hal itu disampaikan oleh Agus Cahyono politisi PKS yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD,di Ruang Graha Paripurna DPRD, lantai II, Senin 25/7/2022.
Agus Cahyono usai rapat melalui keterangan pres kepada awak media menyampaikan,” penundaan itu dilakukan mengingat draf KUA-PPAS yang disampaikan hari ini oleh TAPD saat kami cermati belum mencerminkan terhadap tema pembangunan, maka draf tersebut kami kembalikan, untuk dilakukan kajian ulang agar sesuai tema pembangunan kita,” ungkapnya.
Lanjut menurut Agus, tema pembangunan untuk tahun 2023 diantaranya adalah penanggulangan dampak Covid, penghentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan rakyat serta peningkatan ekonomi. Dari draf yang disuguhkan oleh TAPP saat rapat bersama Banggar, performa KUA-PPAS dalam distribusi anggaran di ABPD belum relevan dengan tujuan pembangun tahun 2023.
Agar tujuhan pembangunan itu sesuai dengan forsi anggaran yang tertuang di APBD utamanya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Trenggalek pasca covid maka Banggar bersepakat, “mengembalikan draf tersebut untuk dilakukan revisi dan rasionalisasi agar anggaran yang kurang urgent bisa dialihkan kepos-pos yang lebih penting,” jelas Agus sehingga penempatan pos anggaran tersebut selaras dengan tema pembangunan kita.
Hal yang sedikit mengembirakan untuk tahun anggaran ini saat disingung soal APBD Kabupaten Trenggalek, pihaknya menjelaskan tahun ini Alkhamdulillah ada peningkatan di APBD, kisaran 11 persen totalnya baik dari PAD ataupun dan dana transfer.
(mj pelitanusantara.com)
