Bamsoet: IMI Siap Gelar Turing Kendaraan Listrik ‘Mobility Green Route’ Surabaya-Bali

  • Bagikan

JAKARTA – PELITANUSANTARA.COM Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menuturkan pelaksanaan turing kendaraan listrik IMI, , yang diselenggarakan dibawah koordinasi Wakil Ketua Umum Mobilitas Rifat Sungkar bersama Direktur Sosial dan Lingkungan Hidup Darma Mangkuluhur Hutomo sudah siap dilaksanakan. Menggunakan 10 kendaraan listrik Hyundai, turing diselenggarakan pada 8-10 Desember, menempuh rute Surabaya – Banyuwangi – Bali.

“Selain untuk mengkampanyekan migrasi kendaraan berbahan bakar minyak ke bermotor listrik, turing ini juga untuk mendukung program Langit Biru dan Ramah Lingkungan, yang merupakan program penting yang sedang digencarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Mengajak semua pemangku kebijakan, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata, PLN, Pertamina, ASDP dan pelaku industry otomotif serta tokoh muda influencer untuk bergandeng tangan mengkampanyekan Ramah Lingkungan dengan menyampaikan tips-tips terbaik terkait gaya hidup berkendara yang bertanggungjawab,” ujar Bamsoet usai menerima tim turing IMI Mobility Green Route, di Jakarta, Kamis (18/11/21).

Pelaksana IMI Mobility Green Route yang hadir antara lain, Direktur Sosial dan Lingkungan Hidup Darma Mangkuluhur Hutomo, Ketua Komisi Sosial Dwi Aroem Hadiatie, Ketua Komisi Lingkungan Hidup Ratu Dian Hatifah.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, melalui turing ini, IMI juga mendorong pemerintah dan masyarakat untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan yang dimiliki Indonesia. Mengingat salah satu poin penting penggunaan kendaraan listrik, baik mobil ataupun motor, adalah untuk mengurangi polusi udara. Dengan demikian sumberdaya pengisiannya sebisa mungkin juga berasal dari pembangkit listrik EBT yang ramah lingkungan.

“Pengembangan EBT yang antara lain bersumber dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), tenaga angin/bayu (PLTB), ataupun tenaga surya (PLTS), mutlak dilakukan karena kita tidak bisa lagi selamanya bergantung kepada energi fosil yang semakin menipis. ESDM menargetkan bauran energi dari fosil ke EBT bisa mencapai 23 persen di tahun 2025. Sedangkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), Indonesia menargetkan di usia kemerdekaannya yang ke-100 di tahun 2045, bauran EBT sudah bisa mencapai 30 persen,” jelas Bamsoet.

Direktur Sosial dan Lingkungan Hidup Darma Mangkuluhur Hutomo menambahkan, selain membantu mempromosikan berbagai potensi pariwisata di daerah Surabaya, Banyuwangi, hingga Bali, dalam turing tersebut juga akan dilakukan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya. Antara lain, pemberian bantuan sembako, penanaman bibit pohon, penyebaran benih ikan, pemberian tempat sampah di sepanjang daerah yang dilalui. Hingga penanaman serta pemeliharaan hutan mangrove di Pantai Boom Marina Banyuwangi.

“Melalui turing ini, IMI juga akan memberikan berbagai penghargaan kepada UMKM ramah lingkungan, hotel dengan managemen sampah yang baik, hingga desa ramah lingkungan,” pungkas Darma. (*)

  • Bagikan