AMTI Duga PT MSM Yang Beroperasi di Bitung Tidak memiliki AMDAL.

Sulut,Pelitanusantara.com — Dugaan PT MSM belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) menyeruak, dimana sebuah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan.

Rupanya PT MSM yang berlokasi di Minahasa Utara tersebut belum memiliki Amdal, oleh karena  itu Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM-AMTI) melalui Ketua Dewan Pimpinan Nasional LSM-AMTI Tommy Turangan SH mendesak agar pihak kementerian lingkungan hidup (Kemen LH) Republik Indonesia, untuk menutup sementara aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

“AMTI minta agar pihak terkait dalam hal ini, Kementerian Lingkungan Hidup untuk menelusuri  keberadaan PT. MSM yang diduga belum memiliki Amdal, dan apabila terbukti, AMTI desak agar aktivitas diperusahaan tersebut dihentikan,” ujar Tommy Turangan.

Tak hanya diduga belum memiliki Amdal, PT MSM juga diduga melakukan penyerobotan lahan di Bitung milik dari warga, tapi anehnya lagi kenapa tidak semenjak dahulu dikuasai atau diambil oleh yang PT MSM.

PT MSM, mengklaim itu adalah wilayah mereka, setelah diketahui akhir-akhir ini, dalam wilayah tersebut lahannya menyimpan kandungan emas.

Seandainya berita lahan tersebut menyimpan kandungan emas tak viral dimedia sosial, pasti PT MSM tak akan seperti ini mengklaim bahwa lahan tersebut adalah milik mereka.

Bahkan untuk mempertahankan bahwa lahan tersebut milik warga, sang pemilikpun harus sampai ke Jakarta untuk mencari keadilan.

Maka dari itu AMTI meminta agar pihak terkait untuk melakukan penyelidikan terhadap PT MSM. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *