AMTI Desak Polda Riau Periksa terkait temuan BPK tentang Proyek Jembatan Rohul

Riau, Pelitanusantara.com  Sebagai Lembaga Sosial Kontrol maka  Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM-AMTI) sangat mengkritisi dalam pengawasan terhadap proses pembangunan  nasional dan pembangunan daerah, maka LSM AMTI mengkritisi pelaksanaan pekerjaan Proyek – proyek yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, Propinsi Riau yang di Duga adanya tindakan Korupsi

Dari hasil audit BPK Bahwa Proyek milliaran rupiah tersebut telah dikerjakan secara abal-abal, dan terindikasi ada dugaan korupsi sehingga merugikan keuangan negara.

Seperti yang di Jelaskan oleh LSM-AMTI melalui Ketua Tommy Turangan SH, bahwa ada beberapa proyek yang anggarannya mencapai milliaran rupiah di Kabupaten Rokan Hulu yang dikerjakan secara abal-abal, tidak sesuai dengan anggaran, sehingga kualitas pekerjaan sangat tidak baik, dan menurutnya akibat pekerjaan yang dikerjakan secara  abal-abal, diduga ada indikasi korupsi yang merugikan keuangan negara.

Maka dari itu Turangan meminta agar pihak Polda Riau untuk tidak diam, jangan tutup mata dengan dugaan korupsi di pekerjaan proyek yang berada di Kabupaten Rokan Hulu tersebut.

“Kami berharap agar secepatnya Polda Riau untuk turun tangan melakukan penyelidikan dugaan terkait proyek abal-abal, yang anggarannya mencapai milliaran rupiah di Kabupaten Rokan Hulu yang menggunakan APBD tersebut, yang oleh hasil temuan audit BPK, telah merugikan keuangan negara,” ujar Turangan tegas

Dikatakannya pula, bagaimana bila setiap proyek dengan anggaran mencapai milliaran rupiah dan dikerjakan secara abal-abal, maka negara dirugikan pastinya, jika dalam sepuluh proyek saja yang dikerjakan dengan cara yang abal – abal,sudah berapa banyak uang negara yang dikorupsi oleh para oknum  tersebut.

“Ini sudah ada temuan dari BPK loh ,  saya harap pihak Polda Riau bisa langsung menindaklanjuti hasil temuan BPK ini dan silakan masuk dan lirik pekerjaan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Rokan Hulu,” tambahnya lagi

Menurut Ketum AMTI Tommy Turangan SH, bahwa investigasi dan Observasi lapangan yang dilakukan oleh AMTI diduga juga sering terjadi Kongkalingkong atau main mata antara pihak Kontraktor dengan Kadis PUPR Rohul.

“ada dugaan  adanya main mata antara Kadis PUPR dan pihak Kontraktor, namun lebih heran lagi, oknum Kadis PUPR hanya diam, apakah ada orang kuat yang memback up dibelakangnya, maka dari itu pihak Polda Riau, segera turun dan lakukan penyelidikan, ungkap kebobrokan dalam pekerjaan-pekerjaan proyek di Kabupaten Rokan Hulu,” tegas Tommy Turangan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *