Mazmur 103:8 – “TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.”
Pendahuluan:
Kita sering gagal dan jatuh, tapi kasih Allah tidak pernah menjauh. Dia adalah Allah yang penuh belas kasihan—yang melihat kita dengan mata kasih, bukan penghakiman.
1. Kasih-Nya Melampaui Kegagalan Kita
Ratapan 3:22-23 – “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya…”
Belas kasihan Tuhan selalu baru setiap pagi. Ia tidak lelah mengasihi dan menyambut kita kembali.
2. Belas Kasihan Tuhan Mengubahkan Hidup
Efesus 2:4-5– “Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya… telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus…”
Kasih dan belas kasihan-Nya bukan hanya mengampuni, tapi memulihkan dan mengubahkan kita dari dalam.
Aplikasi:
• Jangan lari dari Tuhan saat gagal—datanglah kepada-Nya, Dia mengasihi dan mengampuni.
• Lihat sesama dengan kacamata belas kasihan, bukan penghakiman.
• Bersyukurlah setiap hari atas rahmat dan kasih-Nya yang tak berkesudahan.
Doa:
“Ya Allah yang penuh belas kasihan, terima kasih karena Engkau tidak memperlakukan aku setimpal dengan dosaku. Bentuklah hatiku agar mencerminkan kasih dan belas kasihan-Mu. Amin.”
