Yeremia 2:13 – “Sebab dua kejahatan telah dilakukan umat-Ku: mereka meninggalkan Aku, sumber air hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yaitu kolam yang bocor yang tidak dapat menahan air.”
Pendahuluan:
Manusia sering kali mencari kepuasan hidup di luar Allah—pada harta, kekuasaan, atau kesenangan duniawi. Namun semua itu seperti kolam bocor yang tak dapat menahan air. Hanya Allah yang adalah Sumber Hidup sejati, yang memuaskan dahaga jiwa kita dan memberi hidup yang kekal.
1. Allah Adalah Sumber Air Hidup yang Sejati
Yohanes 4:14 – “Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya…”
Yesus menyatakan bahwa hanya melalui-Nya kita dapat memperoleh air hidup—yaitu kepuasan sejati, pengampunan, dan hidup kekal.
2. Meninggalkan Sumber Hidup Membawa Kehampaan
Mazmur 36:9 – “Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang.”
Tanpa Allah, jiwa manusia kosong dan gelap. Keputusan untuk menjauh dari-Nya akan membawa kekeringan rohani dan keputusasaan.
Aplikasi:
- Datanglah setiap hari kepada Allah dalam doa dan Firman-Nya, seperti seorang haus datang ke mata air.
- Evaluasi: adakah “kolam bocor” dalam hidupmu yang kamu andalkan lebih dari Tuhan?
- Pilih untuk kembali kepada Sumber Hidup yang sejati—Allah yang setia.
Doa:
“Ya Allah, Engkaulah Sumber Hidupku. Ampuni aku bila aku mencari hidup dari hal-hal yang fana. Tarik hatiku kembali kepada-Mu, agar jiwaku dipuaskan oleh kasih dan anugerah-Mu. Amin.”
Pdt Ni Nyoman Priskila
