Polsek Banjar Mencegah Tawuran Remaja dengan Melakukan Pembinaan dan Sanksi

hdevananda2022
Img 20230624 Wa0174
Spread the love

Pandeglang – PN News || Polsek Banjar yang dipimpin oleh IPTU H. Dadan, bekerja sama dengan Danramil Banjar, Kapten Inf. Sugeng, telah melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap 29 remaja yang diduga akan terlibat dalam aksi tawuran. Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 24 Juni 2023, pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, pada hari Jumat, tanggal 23 Juni 2023, pukul 18.15 WIB, terjadi kejadian tawuran di Kp. Rokoy, Desa Sukasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Dalam upaya mencegah terjadinya kejadian serupa di masa yang akan datang, Kapolsek Banjar dan Danramil Banjar memberikan arahan kepada para orang tua, keluarga, dan pihak sekolah yang terlibat.

Arahan yang diberikan oleh Kapolsek Banjar dan Danramil Banjar antara lain sebagai berikut:

1. Pihak sekolah yang mewakili masing-masing remaja yang terlibat dalam aksi tawuran diharapkan hadir di Polsek Banjar. Mereka diminta untuk memberikan arahan kepada siswa-siswanya dan melakukan pendataan terhadap remaja yang terlibat dalam aksi tersebut.

2. Orang tua dan keluarga dari masing-masing remaja diminta untuk lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Mereka diingatkan agar tidak terlibat dalam aksi tawuran atau perilaku kriminal lainnya.

3. Pihak sekolah juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap para siswa. Mereka diminta agar tidak berkeliaran di luar jam sekolah dan langsung pulang ke rumah setelah kegiatan belajar selesai.

Sebagai sanksi bagi 29 remaja yang terlibat dalam aksi tawuran, berikut tindakan yang diambil:

1. Para remaja tersebut diwajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Surat pernyataan ini bertujuan sebagai komitmen mereka untuk tidak terlibat dalam kegiatan tawuran atau perilaku negatif lainnya di masa yang akan datang.

2. Selain itu, para remaja tersebut diwajibkan melaksanakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis ke Polsek Banjar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja tersebut dapat menjalani pengawasan dan pembinaan yang lebih intensif.

Dalam kondisi yang sehat, 29 remaja tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Orang tua dan keluarga mereka bertanggung jawab penuh dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para remaja tersebut.

Polsek Banjar berharap dengan langkah-langkah pembinaan dan sanksi yang telah diambil, para remaja ini dapat belajar dari kesalahan mereka dan tidak terlibat dalam tawuran atau perilaku negatif lainnya di masa yang akan datang. Kolaborasi antara pihak sekolah dan aparat keamanan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi remaja di wilayah Banjar. Kegiatan pembinaan ini merupakan salah satu upaya dalam mencegah tawuran dan menjaga keamanan serta kebaikan generasi muda.

Polsek Banjar juga mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung upaya pencegahan tawuran remaja. Kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan aparat keamanan sangat penting guna menciptakan lingkungan yang positif dan menghindari terjadinya kekerasan remaja.

Selain itu, Polsek Banjar juga akan terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada remaja mengenai pentingnya menjauhi tawuran dan cara-cara menyelesaikan konflik secara damai. Melalui pendekatan yang lebih proaktif dan edukatif, diharapkan remaja dapat memahami konsekuensi negatif dari tawuran dan memilih untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama.

Polsek Banjar mengajak semua pihak untuk saling bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman, mendukung perkembangan positif remaja, dan mencegah tawuran serta kekerasan remaja. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang berpotensi dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

(Ari)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!