Kabat – Kamis (07/04/2022) Berbuka bersama keluarga, teman atau orang terkasih, salat tarawih di masjid, sahur dibangunkan dengan berbagai alat musik tradisional yang dimainkan anak-anak, dan masjid-masjid yang selalu mengumandangkan bacaan ayat suci Al-qur’an, semua itu yang selalu ditunggu dan dirindukan saat menjelang bulan suci ramadhan.
Tetapi yang tak kalah selalu ditunggu yakni pasar kaget yang hanya ada selama bulan ramadhan. Salah satunya di Kecamatan Kabat tepatnya di Desa Pakistaji, disetiap bulan ramadhan tiba Desa tersebut menjelang mahrib disulap menjadi pasar ramadhan masyarakat sekitar biasa menamai pasar tersebut “Kampung Ramadhan”. Sepanjang area tersebut dipenuhi dengan lebih dari 40 stand pedagang makanan dan takjil berjualan saling berhadapan.
Adapun stand untuk pedagang lauk-pauk yang siap saji hasil olahan dari daging sapi, kambing, ayam. Stand untuk pedagang buah buahan semangka, apel, jeruk dll.
Ragam takjil dan kuliner Ramadan dijual di lapak-lapak jualan sepanjang area Pasar Ramadhan, Dari makanan berat seperti sate, bakso, nasi goreng, es buah hingga jajanan pasar.
“Setiap Ramadan harus mampir ke sini, ini kan hanya ada satu tahun sekali. Apasalahnya tiap hari dibulan ramadhan ngabuburit kesini, toh disini tersedia berbagai macam aneka takjil, harganya juga terjangkau” ucap Sertu Hariri Babinsa Pakistaji
Kampung ramadhan juga mengakibatan membludaknya masyarakat yang memburu makanan berbuka dan fasilitas parkir yang tidak memadahi, menyebabkan jalan raya depan tersebut macet. Untuk itu Babinsa Pakistaji bersama Aparat desa mengamankan Pasar Ramadhan agar tidak terjadi hal yang tak di inginkan.☆☆☆
●□●Kang Bandrio.
