Bijak dalam perkataan

2465610

…”Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi, dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan. Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.”…Amsal 16:23-24

Pelitanusantara.Com | Kelanjutan dari apa yang disampaikan tentang bahwa lidah yang bisa menimbulkan hal yang berbahaya dalam ucapannya, maka kali ini perkataan dapat menyenangkan sebagai perkataan yang diajarkan oleh hati orang bijak, dan menambahkan pengetahuan, perkataan nasihat, didikan, dan penghiburan yang tepat, perkataan yang diambil dari firman Allah, sebab perkataan itulah yang dipelajari Salomo dari ayahnya sebagai sesuatu yang lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah…Mzm. 19:11. Perkataan ini, bagi orang-orang yang tahu bagaimana menghargainya,

Kata menyenangkan, bahwa perkataan itu seperti madu tetesan dari sarang lebah, manis bagi hati, yang mengecap di dalamnya kebaikan Tuhan. Tidak ada hal lain yang lebih membangkitkan rasa syukur dan sukacita bagi manusia baru selain firman Allah, dan perkataan-perkataan yang diambil darinya…Mzm. 119:103…Bahwa perkataan kita harus menyehatkan.

Banyak hal yang bisa saja menyenangkan tetapi tidak bermanfaat, tetapi perkataan kita yang menyenangkan ini adalah obat bagi tulang-tulang, juga manis bagi hati mereka yang mendengar, perkataan itu membuat tulang-tulang, yang oleh dosa telah dihancurkan dan menjadi hancur, jadi mari bersukacitalah. Tulang-tulang adalah kekuatan bagi tubuh, sementara firman yang baik dari Tuhan Allah adalah sarana bagi kekuatan rohani, yang menyembuhkan penyakit-penyakit yang melemahkan kita…Tuhan Yesus memberkati.(Pelitanusantara.com)